Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Sektor Kesehatan Diyakini Mampu Menjadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Masa Depan

Kamil Hakimin
Publis : 12 Juni 2026 | 07:49 WIB
Sektor Kesehatan Diyakini Mampu Menjadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Masa Depan

Jakarta – Industri kesehatan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui penguatan investasi, peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor produk kesehatan, sektor ini diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa sektor kesehatan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan investasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan percepatan pengembangan industri farmasi, alat kesehatan, laboratorium, hingga layanan kesehatan berbasis teknologi.

Menurutnya, belanja kesehatan nasional yang terus meningkat harus dapat dioptimalkan agar manfaat ekonominya lebih banyak dirasakan di dalam negeri. Selama ini, sebagian besar kebutuhan farmasi dan alat kesehatan masih dipenuhi melalui impor, sehingga nilai tambah ekonomi yang tercipta belum maksimal bagi Indonesia.

Pemerintah mendorong berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan investor, untuk memperkuat ekosistem industri kesehatan nasional. Langkah tersebut mencakup peningkatan investasi pada fasilitas produksi, pengembangan riset dan inovasi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Selain itu, pengembangan kawasan industri kesehatan dan peningkatan kemudahan investasi dinilai menjadi strategi penting untuk menarik masuknya modal baru. Dengan semakin kuatnya industri kesehatan dalam negeri, Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga berpeluang menjadi pemain penting di pasar global.

Industri farmasi, alat kesehatan, dan produk kesehatan lainnya juga dinilai memiliki prospek yang menjanjikan karena didukung oleh besarnya jumlah penduduk, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, serta pertumbuhan kebutuhan layanan kesehatan yang terus berlanjut.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga penelitian, sektor kesehatan diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu pilar utama ekonomi nasional sekaligus memperkuat kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

Sumber : InfoPublik

Post Views: 75

Berita Unggulan

  • Gubernur Khofifah Ajak Warga Hadir di Grahadi, Rayakan Kemerdekaan dengan Khidmat, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

    Gubernur Khofifah Ajak Warga Hadir di Grahadi, Rayakan Kemerdekaan dengan Khidmat, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

    Publis : 13 Agustus 2026 | 13:36 WIB
  • Dari Kalimantan Barat hingga Amerika Serikat, Gubernur Khofifah Dorong IKA UNAIR Perluas Jejaring dan Kolaborasi

    Dari Kalimantan Barat hingga Amerika Serikat, Gubernur Khofifah Dorong IKA UNAIR Perluas Jejaring dan Kolaborasi

    Publis : 13 Agustus 2026 | 10:07 WIB
  • Peringatan Hari Veteran Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Generasi Muda Perkuat Karakter dan Semangat Bela Negara

    Peringatan Hari Veteran Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Generasi Muda Perkuat Karakter dan Semangat Bela Negara

    Publis : 12 Agustus 2026 | 17:26 WIB
  • Target Pendapatan P-APBD Jatim 2026 Naik Rp183,7 Miliar, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Terus Menguat

    Target Pendapatan P-APBD Jatim 2026 Naik Rp183,7 Miliar, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Terus Menguat

    Publis : 12 Agustus 2026 | 08:56 WIB
  • Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama Ekonomi Jatim-Kalbar, Investasi Tembus Rp885 Miliar

    Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama Ekonomi Jatim-Kalbar, Investasi Tembus Rp885 Miliar

    Publis : 11 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (227)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (29)
  • Ekonomi Bisnis (382)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (28)
  • News (7)
  • Nusantara (30)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (93)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (169)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (392)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Agustus 2026 (30)
  • Juli 2026 (76)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan PBI JKN Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top