Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Luas Panen dan Produksi Padi Jawa Timur Meningkat, Gubernur Khofifah Tegaskan Pertanian Tetap Jadi Prioritas Pembangunan

Kamil Hakimin
Publis : 4 Juni 2026 | 09:03 WIB
Luas Panen dan Produksi Padi Jawa Timur Meningkat, Gubernur Khofifah Tegaskan Pertanian Tetap Jadi Prioritas Pembangunan

Jawa Timur Mantapkan Posisi Jatim Sebagai Lumbung Pangan Nasional

SURABAYA, 4 JUNI 2026 – Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung pangan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2 Juni 2026, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan potensi produksi padi terbesar secara nasional pada periode Januari hingga Juli 2026.

Potensi produksi padi Jawa Timur diproyeksikan mencapai 7,71 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 5,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 7,30 juta ton GKG. Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur di posisi teratas secara nasional, melampaui Jawa Tengah dengan potensi produksi 7,00 juta ton GKG dan Jawa Barat sebesar 5,98 juta ton GKG.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, pemerintah kabupaten/kota, TNI, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan yang terus menjaga produktivitas pertanian di tengah berbagai tantangan sektor pangan dan perubahan iklim global.

“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa kerja keras para petani dan seluruh stakeholder pertanian Jawa Timur memberikan hasil yang nyata. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang selama ini berikhtiar menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan,” ujar Khofifah, di Surabaya, Kamis (4/6).

Menurut Khofifah, capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian Jawa Timur tetap tumbuh positif dan mampu mempertahankan kontribusi strategisnya sebagai penyangga utama ketahanan pangan nasional. Bahkan, peningkatan produksi tersebut terjadi di tengah tantangan perubahan iklim global yang berdampak pada sektor pertanian di berbagai daerah.

“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi bukti nyata ketangguhan petani Jawa Timur serta kuatnya ekosistem pertanian yang terus kita bangun bersama. Jawa Timur akan terus berkomitmen menjaga perannya sebagai lumbung pangan nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, berdasarkan data BPS, peningkatan produksi padi Jawa Timur ditopang oleh kenaikan luas panen yang mencapai 1,38 juta hektare pada Januari–Juli 2026, meningkat dari 1,30 juta hektare pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh sebesar 5,49 persen.

“Peningkatan luas panen ini menunjukkan bahwa produktivitas pertanian Jawa Timur tetap terjaga. Ini sekaligus mempertegas peran Jawa Timur sebagai salah satu penyangga utama ketahanan pangan nasional,” katanya.

Gubernur Khofifah menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi berbagai program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten/kota, TNI, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta berbagai pihak terkait dalam memperkuat sektor pertanian.

Untuk mempertahankan tren positif tersebut, Pemprov Jawa Timur terus mendorong percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui optimalisasi lahan pertanian potensial di berbagai daerah.

Langkah tersebut diperkuat melalui penggunaan benih unggul bersertifikat dan adaptif terhadap perubahan iklim, optimalisasi alat dan mesin pertanian (alsintan), penerapan teknologi budidaya yang lebih modern, serta penguatan infrastruktur sumber daya air melalui rehabilitasi jaringan irigasi dan pengembangan irigasi perpompaan.

Selain itu, sistem deteksi dini dan pelaporan cepat terhadap potensi bencana pertanian juga terus diperkuat agar langkah mitigasi dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur sehingga risiko gagal panen dapat diminimalkan.

"Jawa Timur akan terus berikhtiar menjaga stabilitas dan produktivitas sektor pertanian. Melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, kami optimis mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menyebut capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh insan pertanian Jawa Timur untuk terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. 

Dengan dukungan teknologi, infrastruktur, serta kebijakan yang berpihak kepada petani, Jawa Timur diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai produsen padi terbesar nasional sekaligus menjadi daerah yang berkontribusi penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

“Keberhasilan ini bukan hanya capaian statistik, tetapi juga wujud nyata dedikasi para petani yang setiap hari bekerja menjaga ketersediaan pangan bangsa. InsyaAllah keberpihakan terhadap sektor pertanian akan terus menjadi prioritas pembangunan Jawa Timur,” pungkasnya. 

Post Views: 71

Berita Unggulan

  • Pasar Murah ke-84 Hadir di Pamekasan, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

    Pasar Murah ke-84 Hadir di Pamekasan, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

    Publis : 21 Juli 2026 | 17:02 WIB
  • Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Usai Raih Pimred Award 2026

    Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Usai Raih Pimred Award 2026

    Publis : 21 Juli 2026 | 08:26 WIB
  • Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Bank Indonesia Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Kopi-Kakao Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Bank Indonesia Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Kopi-Kakao Jawa Timur

    Publis : 20 Juli 2026 | 16:25 WIB
  • Grahadi Dipadati 4.500 Penonton Nobar Final Piala Dunia, Gubernur Khofifah Ajak Bangun Semangat Kebersamaan

    Grahadi Dipadati 4.500 Penonton Nobar Final Piala Dunia, Gubernur Khofifah Ajak Bangun Semangat Kebersamaan

    Publis : 20 Juli 2026 | 12:21 WIB
  • Gubernur Khofifah: Majelis Thoriqoh Menjadi Oase Spiritual di Tengah Derasnya Tantangan Kehidupan Modern

    Gubernur Khofifah: Majelis Thoriqoh Menjadi Oase Spiritual di Tengah Derasnya Tantangan Kehidupan Modern

    Publis : 19 Juli 2026 | 17:54 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (226)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (29)
  • Ekonomi Bisnis (368)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (92)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (167)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (355)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juli 2026 (53)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top