East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Kemiskinan Jombang Turun Tipis, Namun Masih 107 Ribu Warga Terdampak

Kamil Hakimin
Publis : 29 Desember 2025 | 12:00 WIB
Kemiskinan Jombang Turun Tipis, Namun Masih 107 Ribu Warga Terdampak

Jombang — Angka kemiskinan di Kabupaten Jombang menunjukkan tren penurunan. Namun, di balik capaian tersebut, beban hidup masyarakat miskin justru semakin berat seiring meningkatnya biaya kebutuhan dasar.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jombang mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebanyak 107,82 ribu jiwa. Angka ini turun 2,75 ribu jiwa dibandingkan Maret 2024 yang mencapai 110,57 ribu jiwa. Persentase kemiskinan juga menurun dari 8,60 persen menjadi 8,36 persen.

Meski demikian, penurunan tersebut diiringi kenaikan garis kemiskinan. Nilainya meningkat dari Rp 514.170 menjadi Rp 532.053 per kapita per bulan, atau naik sekitar 3,5 persen. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya biaya hidup minimum masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jombang, Hartono, menegaskan bahwa seluruh data kemiskinan dirilis sepenuhnya oleh BPS melalui survei independen. Pemerintah daerah, kata dia, tidak melakukan penghitungan sendiri.

“Data itu dari BPS. Mereka yang melakukan survei dan penghitungan, pemerintah daerah menerima hasilnya,” ujarnya.

Hartono mengakui belum menghafal secara rinci data terbaru tersebut. Namun secara umum, ia membenarkan tren kemiskinan di Jombang memang mengalami penurunan. “Kalau memang datanya turun, itu kabar baik. Tetapi tetap perlu dicermati lebih dalam,” katanya.

Dalam penanganan kemiskinan, Bappeda berperan sebagai koordinator melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK). Sementara pelaksanaan program berada di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Bappeda posisinya sebagai koordinator TKPK. Untuk eksekusinya ada di dinas teknis,” jelasnya.

Ia mencontohkan, Dinas Sosial menjalankan program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan. Sementara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menangani program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“RTLH juga bagian dari penanganan kemiskinan. Tidak hanya bantuan tunai, tapi juga perbaikan kualitas hunian,” imbuh Hartono.

Menurutnya, tidak semua OPD memiliki program khusus pengentasan kemiskinan. Program tersebut umumnya dijalankan oleh dinas yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Sebagian besar bantuan sosial yang diterima warga Jombang pun masih bersumber dari pemerintah pusat.

“Bantuan seperti PKH dan bantuan pangan itu dari pusat. Daerah membantu penyalurannya,” ujarnya.

Hartono juga menegaskan bahwa kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jombang telah dinyatakan nol. Artinya, tidak ada lagi warga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem berdasarkan indikator nasional.

“Kalau kemiskinan ekstrem sudah tidak ada di Jombang. Yang tersisa adalah kemiskinan reguler,” tegasnya.

Dengan tren penurunan tersebut, Bappeda berharap sinergi program pusat dan daerah terus diperkuat. Tujuannya tidak hanya menurunkan angka kemiskinan secara statistik, tetapi memastikan masyarakat benar-benar keluar dari jerat kemiskinan secara berkelanjutan.

 

Post Views: 29

Berita Unggulan

  • Ketum Muslimat NU Khofifah: Kehadiran di Majelis Isra’ Mikraj Adalah Amal yang Mengantar Husnul Khatimah

    Ketum Muslimat NU Khofifah: Kehadiran di Majelis Isra’ Mikraj Adalah Amal yang Mengantar Husnul Khatimah

    Publis : 17 Januari 2026 | 18:38 WIB
  • Pascamutasi Besar-besaran, Empat Jabatan Eselon II di Pemkab Jombang Masih Kosong

    Pascamutasi Besar-besaran, Empat Jabatan Eselon II di Pemkab Jombang Masih Kosong

    Publis : 17 Januari 2026 | 11:33 WIB
  • Sistem Akademik Kampus Lebih Rapi, Cepat, dan Aman dengan SIAKAD Nusantara

    Sistem Akademik Kampus Lebih Rapi, Cepat, dan Aman dengan SIAKAD Nusantara

    Publis : 17 Januari 2026 | 11:06 WIB
  • Distribusi Terjaga, Stok Beras Aceh Aman

    Distribusi Terjaga, Stok Beras Aceh Aman

    Publis : 17 Januari 2026 | 10:46 WIB
  • Transformasi Digital Berbasis Perlindungan Hak Masyarakat

    Transformasi Digital Berbasis Perlindungan Hak Masyarakat

    Publis : 17 Januari 2026 | 10:22 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (225)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (24)
  • Ekonomi Bisnis (181)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (4)
  • Internasional (12)
  • Keagamaan (60)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (28)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (90)
  • Pendidikan (124)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (124)
  • Politik & Pemerintahan (66)
  • Sains & Teknologi (3)
  • Sosial & Budaya (35)
  • Teknologi (13)

arsip

  • Januari 2026 (98)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #Bisnis #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #KEKSingosari #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Presiden #Republik #Indonesia #Prabowo #Subianto bansos Bupati Daerah Gubernur Jatim Haji Haramain Jombang Keagamaan Kemenag Kerjasama Kesenian Daerah khofifah komdigi Le Mans Madinah Makkah Marc Marquez MBG MotoGP Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Prabowo Prancis Presiden RI Sekertaris daerah jawa timur Sekretaris Daerah Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur warsubi

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top