Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah: Literasi Tak Cukup Tekstual, Harus Kontekstual dan Bijak Komunikasi Digital

Kamil Hakimin
Publis : 8 September 2025 | 10:52 WIB
Gubernur Khofifah: Literasi Tak Cukup Tekstual, Harus Kontekstual dan Bijak Komunikasi Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Hari Literasi Internasional dengan lebih komprehensif dengan membudayakan saring sebelum sharing. 

Pesan itu menurutnya sangat penting di tengah pesatnya arus informasi di era digital yang membutuhkan sikap bijak dari masyarakat. 

“Mari kita budayakan saring sebelum _sharing_ . Atau kita saring, pilah dahulu informasi yang didapatkan sebelum kita membagikan kepada yang lain," kata Gubernur Khofifah di peringatan Hari Literasi Internasional, hari ini, Senin (8/9). 

Pesan yang disampaikan Gubernur Khofifah juga sejalan dengan tema Hari Literasi Internasional yaitu "Promoting literacy in the digital era" atau yang artinya "Mempromosikan literasi di era digital." Yang mana digitalisasi telah mengubah cara kita belajar, hidup, bekerja, dan bersosialisasi, baik secara positif maupun negatif. 

Untuk itu, Khofifah menegaskan bahwa literasi harus menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap individu. Namun di sisi lain, digitalisasi yang tidak bisa dielakkan menjadi dimensi yang tidak boleh luput dari perhatian semua pihak.

"Kemampuan membaca menulis adalah hak dasar, tetapi digitalisasi juga menjadi sisi yang tidak terpisahkan saat ini," jelasnya.

Masifnya informasi melalui platform-platform digital kian tak terbendung terlebih sentuhan _Artificial Intelligence_ membuat takjub banyak orang. Oleh sebab itu, berliterasi secara komprehensif menjadi modal yang harus dimiliki.

"Informasi sangat masif beredar di dunia maya, AI membuat banyak orang harus lebih cermat dan teliti, kroscek dan konfirmasi atau tabayun sangat dibutuhkan agar informasi yang ada tidak ditelan mentah-mentah," jelasnya.

Namun ia menyebutkan bahwa memahami informasi tidak cukup dengan cara tekstual semata. Lebih dari itu, memahami informasi juga harus dlakukan secara kontekstual agar tidak terjadi penerimaan informasi yang sepotong atau tidak utuh.

"Masif dan cepatnya informasi juga harus diwaspadai bersama karena tidak jarang yang berisi hoax, ujaran kebencian dan provokasi," terangnya.

Sementara hoax, ujaran kebencian dan provokasi pun beredar dengan mudah, cepat juga dapat diterima setiap individu melalui gawai masing-masing. Lebih lanjut, hal-hal tersebut dapat menjadi potensi timbulnya kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

"Banyaknya informasi yang kita terima juga harus diimbangi kemampuan untuk filtering, harus bijak menerima informasi dan tidak sembarang membagikan informasi, ini penting saat ini," imbuhnya.

Menurutnya, perangkat digital membantu memperluas kesempatan belajar dan mengakses informasi tetapi di sisi lain juga berisiko menciptakan marjinalisasi ganda terhadap pembelajaran literasi tradisional, juga dari manfaat era digital.

"Ini harus menjadi perhatian kita bersama,"tegasnya.

Di Jawa Timur sendiri Gubernur Khofifah bangga menyebutkan bahwa Nilai Tingkat Gemar Membaca (TGM) tahun 2024 Provinsi Jawa Timur sebesar 77,15. Angka ini masuk dalam kategori tinggi. 

Pun begitu dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Tahun 2024 Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 78,60 dan masuk dalam kategori Sedang.

Namun begitu, menurutnya saat ini literasi tak lagi sekadar soal bisa membaca dan menulis, melainkan juga kemampuan untuk memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi dengan bijak. 

Literasi digital menjadi keterampilan penting agar seseorang mampu memilah mana informasi yang benar dan mana yang merupakan hoaks. 

"Kembali saya mengajak agar semua berliterasi dengan lebih komprehensif, saring _before sharing,_ kembali saring _before sharing,_ supaya tidak termakan dan tidak menyebar hoax serta provokasi," pesannya.

 

Post Views: 192

Berita Unggulan

  • Gubernur Khofifah: Prestasi Rahmat Erwin dan Luluk Diana Jadi Kebanggaan Jatim dan Indonesia

    Gubernur Khofifah: Prestasi Rahmat Erwin dan Luluk Diana Jadi Kebanggaan Jatim dan Indonesia

    Publis : 28 September 2026 | 15:48 WIB
  • Hari Kereta Api Nasional ke-81, Gubernur Khofifah Tekankan Pelayanan Inklusif dan Keselamatan Perlintasan

    Hari Kereta Api Nasional ke-81, Gubernur Khofifah Tekankan Pelayanan Inklusif dan Keselamatan Perlintasan

    Publis : 28 September 2026 | 09:09 WIB
  • Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Persaudaraan Indonesia-Palestina melalui Komunikasi dan Kerja Sama yang Produktif

    Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Persaudaraan Indonesia-Palestina melalui Komunikasi dan Kerja Sama yang Produktif

    Publis : 27 September 2026 | 19:56 WIB
  • Emil Kembali Pimpin MES Jatim Periode 2026–2031, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah

    Emil Kembali Pimpin MES Jatim Periode 2026–2031, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah

    Publis : 27 September 2026 | 10:03 WIB
  • Gubernur Khofifah Perkuat Ekosistem Industri Halal Jatim, Transaksi Misi Dagang dengan Arab Saudi Tembus Rp6,7 Triliun

    Gubernur Khofifah Perkuat Ekosistem Industri Halal Jatim, Transaksi Misi Dagang dengan Arab Saudi Tembus Rp6,7 Triliun

    Publis : 26 September 2026 | 19:16 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (229)
  • Budaya (24)
  • Daerah (360)
  • Ekonomi & Bisnis (30)
  • Ekonomi Bisnis (399)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (66)
  • Kesehatan (28)
  • News (7)
  • Nusantara (30)
  • Olahraga (20)
  • Pemerintahan (93)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (175)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (481)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • September 2026 (67)
  • Agustus 2026 (77)
  • Juli 2026 (76)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (178)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis Pasokan Ramadan PBI JKN Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top