Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah Larut dalam Lirboyo Bersholawat, Serukan Semangat Santri Bangun Peradaban Bangsa

Kamil Hakimin
Publis : 21 Oktober 2025 | 09:49 WIB
Gubernur Khofifah Larut dalam Lirboyo Bersholawat, Serukan Semangat Santri Bangun Peradaban Bangsa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri gelaran Lirboyo Bersholawat yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dalam rangka Mensyukuri Hari Santri di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Senin (20/10) malam.

Tampak Gubernur Khofifah bersama puluhan  ribuan santri dan jamaah larut dalam khidmatnya dzikir dan do'a, serta sakralnya lantunan sholawat. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali peran, tanggung jawab, dan kontribusi santri terhadap bangsa, negara  dan agama.

Tahun ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”. Menurut Khofifah, tema tersebut mencerminkan tekad kuat santri menjaga nilai-nilai kemerdekaan yang telah diperjuangkan para ulama dan pejuang bangsa.

"Tema ini menjadi momentum meneguhkan peran para santri untuk mengawal Indonesia menuju peradaban dunia. Hal ini juga mencerminkan kontribusi fundamental santri dalam perjalanan bangsa. Karena santri selalu hadir di setiap fase penting sejarah," ujar Khofifah.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Santri merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan nasional. Santri, lanjutnya, berkontribusi besar dalam merebut dan mempertahankan kedaulatan bangsa melalui ilmu, keikhlasan, dan keteguhan iman.

Secara khusus kepada para santri, Khofifah mengatakan Ponpes Lirboyo salah satu penyokong pendidikan di Negara Kesatuan Republik Indonesia karena perannya yang signifikan mencetak generasi Islam dan bangsa, serta kontribusinya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui sejarah yang panjang sehingga melahirkan santri-santri yang Hubbul Wathon Minal Iman. 

"Kekuatan pesantren, ulama, santri, ekosistem di Lirboyo  dijaga dan dikuatkan bersama salah satunya dengan  melakukan pengelola limbah dan pemilahan sampah sehingga dari sampah menjadi rupiah dan memberi barokah," kata Khofifah. 

"Sampaikan pada dunia dari Lirboyo ada kekuatan menjaga lingkungan dan melahirkan ekonomi pesantren sekaligus melahirkan ulama-ulama untuk membangun peradaban  dunia yang luar biasa," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Khofifah mengajak seluruh santri untuk berjuang di berbagai bidang yakni politik, pendidikan, ekonomi, hingga teknologi sesuai zamannya. Hal ini, katanya, sejalan dengan filosofi kerja JATIM BISA yang dicanangkan dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, yakni Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif.

Ia menjelaskan, santri harus berdaya dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, inklusif dengan membuka ruang interaksi sosial yang luas, sinergis dengan menjaga ukhuwah antara ulama, umara, dan masyarakat, serta adaptif menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai pesantren.

"Dengan semangat Jatim BISA, pesantren akan menjadi pusat inovasi yang melahirkan pemimpin berintegritas dan berakhlak mulia," tuturnya. 

Selain itu, Khofifah mengajak seluruh jemaah mendoakan keselamatan bangsa Indonesia, khususnya Jawa Timur, agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana, serta dijaga dari perpecahan.

"Marilah kita doakan para ulama, santri, dan pahlawan bangsa yang telah mendahului kita. Semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.

Sementara Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf dalam sambutannya menggelorakan semangat ribuan Santri dan Santriwati yang memenuhi lapangan Ponpes Lirboyo Kediri. Ia mengajak seluruh santri dan santriwati agar bisa menjadi garda terdepan bagi agama Islam dan bangsa Indonesia. 

"Siap bela Lirboyo, siap bela NU, siap bela Islam, siap bela Indonesia," pekiknya disambut antusias seluruh santri dan Santriwati. 

Ketua PWNU Jawa Timur KH. Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan sholawat bersama di Ponpes Lirboyo Kediri. Utamanya di momen peringatan Hari Santri ke-10 kali ini, ia berharap agar berkumpulnya seluruh santri dan santriwati ini bisa mendapatkan Ridho Allah SWT. 

"Yang terpenting adalah kita saling menghargai dan mendukung, tidak boleh terpecah-belah," pesannya. 

Turut hadir dalam acara, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH. Abdullah Kaffabih Mahrus, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Adhy Karyono, jajaran Forkopimda Jatim, jajaran Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jatim serta ribuan Jamaah Syeker Mania yang juga Santri dan Santriwati Ponpes Lirboyo Kediri dan sekitarnya.

 

Post Views: 137

Berita Unggulan

  • Saat Tinjau SPMB di Madiun, Gubernur Khofifah Beri Motivasi dan Bantuan Pendidikan bagi Siswa

    Saat Tinjau SPMB di Madiun, Gubernur Khofifah Beri Motivasi dan Bantuan Pendidikan bagi Siswa

    Publis : 5 Juni 2026 | 19:27 WIB
  • Pengembangan Kawasan Peradaban Majapahit Dinilai Strategis, Gubernur Khofifah Siap Berikan Dukungan Penuh

    Pengembangan Kawasan Peradaban Majapahit Dinilai Strategis, Gubernur Khofifah Siap Berikan Dukungan Penuh

    Publis : 5 Juni 2026 | 13:30 WIB
  • Pengangguran Lulusan SMK Turun Signifikan, Gubernur Khofifah Sebut Program Link and Match Makin Efektif

    Pengangguran Lulusan SMK Turun Signifikan, Gubernur Khofifah Sebut Program Link and Match Makin Efektif

    Publis : 5 Juni 2026 | 08:34 WIB
  • Menuju Indonesia Emas 2045, Penguatan Gizi Generasi Muda Menjadi Prioritas Pembangunan Nasional

    Menuju Indonesia Emas 2045, Penguatan Gizi Generasi Muda Menjadi Prioritas Pembangunan Nasional

    Publis : 5 Juni 2026 | 07:43 WIB
  • Nezar Patria Dorong Kolaborasi Regional untuk Maksimalkan Peluang Ekonomi AI di Kawasan ASEAN

    Nezar Patria Dorong Kolaborasi Regional untuk Maksimalkan Peluang Ekonomi AI di Kawasan ASEAN

    Publis : 5 Juni 2026 | 07:40 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (225)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (27)
  • Ekonomi Bisnis (316)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (7)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (63)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (91)
  • Pendidikan (139)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (72)
  • Politik & Pemerintahan (157)
  • Sains & Teknologi (4)
  • Sosial & Budaya (281)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juni 2026 (29)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top