Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah Apresiasi Potensi Salak Madu Wonoagung, Siap Perkuat Pengembangan Hortikultura Bernilai Ekonomi Tinggi

Kamil Hakimin
Publis : 14 Juli 2026 | 08:21 WIB
Gubernur Khofifah Apresiasi Potensi Salak Madu Wonoagung, Siap Perkuat Pengembangan Hortikultura Bernilai Ekonomi Tinggi

MALANG, 14 JULI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat sektor hortikultura sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungannya ke perkebunan sekaligus memanen salak madu di Desa Wonoagung, Kecamatan Kesambon, Kabupaten Malang, Senin (13/7).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah  bersama Bupati Malang H. Sanusi meninjau langsung kebun salak madu milik Sukatmiani sekitar  yang  telah dibudidayakan selama sembilan tahun. Ia berdialog dengan pemilik kebun mengenai proses budidaya, produktivitas, hingga peluang pengembangan komoditas hortikultura yang memiliki prospek ekonomi menjanjikan tersebut.

Tak hanya meninjau, Khofifah juga memetik / memanen langsung buah salak dari pohonnya dan mencicipi hasil panen yang dikenal memiliki cita rasa manis dengan tekstur renyah.

Khofifah juga mengapresiasi produktivitas kebun tersebut. Dalam kondisi normal, dengan 450 pohon salak , kebun mampu menghasilkan sekitar 40–60 kilogram salak setiap pekan atau bisa seminggu dua kali. Saat musim panen raya Agustus – September, produksinya dapat meningkat hingga sekitar satu kuintal dengan permintaan pasar yang terus bertambah, termasuk dari wilayah sekitar Kecamatan Ngantang.

Menurut Khofifah, keberhasilan petani mengembangkan salak madu membuktikan bahwa komoditas hortikultura lokal memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan apabila dikelola secara profesional, didukung inovasi, serta diperkuat akses pemasarannya.

Salak Madu desa Wonoagung Kecamatan Kasembon ini area tanamnya masih terbatas. Dengan kualitas premium, maka saat ini  sebelum panen sudah banyak yang indent. 

Bersama Bupati Malang, Kadis Perjebunan Jawa Timur, camat Kasembon dan Kades Wonoagung kami mendiskusikan upaya perluasan area tanam Salak Madu mengingat pasar yang cukup potensial dengan harga komersial.

Gubernur Khofifah mengatakan, salak madu Desa Wonoagung memiliki karakteristik yang khas dengan rasa manis, tekstur renyah, dan kualitas buah yang baik sehingga berpotensi menjadi komoditas unggulan yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Gubernur Khofifah berharap keberhasilan petani salak madu di Desa Wonoagung dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan pertanian berbasis potensi lokal yang bernilai ekonomi tinggi.

"Komoditas lokal seperti salak madu memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar kualitas produksi, nilai tambah, serta akses pemasaran semakin meningkat," ungkapnya.

Lebih lanjut Khofifah menegaskan Pemprov Jatim akan terus memperkuat pembangunan sektor pertanian melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan hilirisasi hasil pertanian, pengembangan agribisnis, serta perluasan jaringan pemasaran agar kesejahteraan petani semakin meningkat.

Sementara itu, Sukatmiani mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Gubernur Jawa Timur terhadap para petani hortikultura di Kabupaten Malang. Ia berharap produksi salak madu terus meningkat seiring semakin luasnya pemasaran sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

"Terima kasih sekaligus penghormatan gubernur berkunjung ke perkebunan salak kami," ungkapnya.

Sukatmiani mengaku memperoleh pengetahuan budidaya salak setelah mempelajari langsung teknik penanaman dan perawatan salak di kawasan lereng Merapi, kemudian membawa bibit dari Desa Turi, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk dikembangkan di Desa Wonoagung.

"Saya melihat bagaimana cara menanam dan merawat salak di Merapi, kemudian pulang membawa bibitnya dari desa Turi, Jogjakarta lalu saya tanam di sini," ungkapnya.

Sebagai informasi, Desa Wonoagung memiliki karakteristik tanah hitam yang sangat subur sehingga cocok untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura. Selain salak madu, desa ini juga dikenal sebagai sentra produksi durian, manggis, dan jeruk yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Malang.

Post Views: 3

Berita Unggulan

  • Gubernur Khofifah Apresiasi Potensi Salak Madu Wonoagung, Siap Perkuat Pengembangan Hortikultura Bernilai Ekonomi Tinggi

    Gubernur Khofifah Apresiasi Potensi Salak Madu Wonoagung, Siap Perkuat Pengembangan Hortikultura Bernilai Ekonomi Tinggi

    Publis : 14 Juli 2026 | 08:21 WIB
  • Gubernur Khofifah Tegaskan Gernas Rana Jadi Langkah Nyata Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Ramah Anak

    Gubernur Khofifah Tegaskan Gernas Rana Jadi Langkah Nyata Membangun Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Ramah Anak

    Publis : 13 Juli 2026 | 19:37 WIB
  • Gubernur Khofifah dan Ribuan Jamaah Khusyuk Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Perkuat Doa untuk Kedamaian dan Kemajuan Jawa Timur

    Gubernur Khofifah dan Ribuan Jamaah Khusyuk Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Perkuat Doa untuk Kedamaian dan Kemajuan Jawa Timur

    Publis : 13 Juli 2026 | 11:12 WIB
  • Khofifah Dorong Da’iyah Muslimat NU Kuasai Dakwah Digital untuk Perluas Syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah di Ruang Siber

    Khofifah Dorong Da’iyah Muslimat NU Kuasai Dakwah Digital untuk Perluas Syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah di Ruang Siber

    Publis : 12 Juli 2026 | 17:53 WIB
  • Gubernur Khofifah Bekali Ratusan Siswa Papua dengan Semangat Belajar, Disiplin, dan Mengabdi untuk Membangun Tanah Papua

    Gubernur Khofifah Bekali Ratusan Siswa Papua dengan Semangat Belajar, Disiplin, dan Mengabdi untuk Membangun Tanah Papua

    Publis : 12 Juli 2026 | 09:34 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (226)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (28)
  • Ekonomi Bisnis (358)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (92)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (166)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (349)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juli 2026 (35)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top