Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Dinas P dan K Jombang Gunakan Kokurikuler sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual

Kamil Hakimin
Publis : 22 Desember 2025 | 16:56 WIB
Dinas P dan K Jombang Gunakan Kokurikuler sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual

Jombang – Tingginya angka kekerasan seksual serta kasus kehamilan tidak direncanakan di Kabupaten Jombang menjadi perhatian serius berbagai pihak. Dunia pendidikan dipandang memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan melalui pemberian edukasi yang tepat, ilmiah, dan sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik.

Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah penguatan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran kokurikuler di sekolah. Kebijakan ini diharapkan mampu membekali siswa dengan pemahaman yang benar sejak dini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, menegaskan bahwa PKRS perlu diberikan secara terstruktur dan menyeluruh.

“Pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas penting diberikan kepada peserta didik secara terstruktur dan komprehensif agar remaja memiliki pengetahuan, sikap, serta keterampilan yang benar dan bertanggung jawab,” ujarnya.

PKRS tidak hanya membahas aspek biologis, tetapi juga mencakup dimensi psikologis, sosial, dan emosional. Materi ini meliputi pembentukan sikap, nilai moral, serta kemampuan membangun hubungan yang sehat. Pendidikan tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan kesadaran diri, pemahaman hak reproduksi, mencegah perilaku berisiko, sekaligus menekan angka kekerasan seksual.

Pembahasan PKRS ini mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar pada 12–14 November 2025 di SMP Negeri 3 Peterongan. Kegiatan tersebut diikuti 272 peserta, terdiri dari 136 guru BK/BP SMP dan 136 wakil kepala sekolah bidang kurikulum dari seluruh Kabupaten Jombang.

Dalam forum tersebut, muncul dua opsi penerapan PKRS di sekolah, yakni sebagai mata pelajaran intrakurikuler atau diintegrasikan ke dalam kokurikuler. Namun, opsi intrakurikuler dinilai kurang memungkinkan karena padatnya kurikulum, keterbatasan guru pengampu, serta regulasi yang tidak membuka ruang penambahan mata pelajaran baru.

“Berdasarkan pertimbangan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang memutuskan mengintegrasikan PKRS ke dalam tema pembelajaran kokurikuler. Opsi ini paling memungkinkan dan minim kendala,” jelas Wor Windari.

Hasil FGD tersebut ditargetkan mulai diterapkan pada pembelajaran kokurikuler Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Dengan langkah ini, pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peserta didik di Jombang.

Post Views: 207

Berita Unggulan

  • Pasar Murah ke-84 Hadir di Pamekasan, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

    Pasar Murah ke-84 Hadir di Pamekasan, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

    Publis : 21 Juli 2026 | 17:02 WIB
  • Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Usai Raih Pimred Award 2026

    Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Usai Raih Pimred Award 2026

    Publis : 21 Juli 2026 | 08:26 WIB
  • Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Bank Indonesia Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Kopi-Kakao Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Bank Indonesia Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Kopi-Kakao Jawa Timur

    Publis : 20 Juli 2026 | 16:25 WIB
  • Grahadi Dipadati 4.500 Penonton Nobar Final Piala Dunia, Gubernur Khofifah Ajak Bangun Semangat Kebersamaan

    Grahadi Dipadati 4.500 Penonton Nobar Final Piala Dunia, Gubernur Khofifah Ajak Bangun Semangat Kebersamaan

    Publis : 20 Juli 2026 | 12:21 WIB
  • Gubernur Khofifah: Majelis Thoriqoh Menjadi Oase Spiritual di Tengah Derasnya Tantangan Kehidupan Modern

    Gubernur Khofifah: Majelis Thoriqoh Menjadi Oase Spiritual di Tengah Derasnya Tantangan Kehidupan Modern

    Publis : 19 Juli 2026 | 17:54 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (226)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (29)
  • Ekonomi Bisnis (368)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (92)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (167)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (355)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juli 2026 (53)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top