Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Bersama Badan Karantina Indonesia  Dirikan Pusat Instalasi Karantina Terpadu Pertama di Indonesia, Gubernur Khofifah Optimistis Akan Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing

Kamil Hakimin
Publis : 4 Juli 2025 | 18:31 WIB
Bersama Badan Karantina Indonesia  Dirikan Pusat Instalasi Karantina Terpadu Pertama di Indonesia, Gubernur Khofifah Optimistis Akan Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing

Turut Pacu Ekspor, Tingkatkan Daya Saing dan Jaminan Keamanan Produk Ikan, Hewan dan Tumbuhan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani MoU dengan Kepala Badan Karantina Indonesia Dr. Sahat Manaor Panggabean tentang pentingnya Penyelenggaraan Perkarantinaan Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dalam instalasi karantina terpadu  di Gedung Negara Grahadi, Jumat (4/7/2025).

MoU ini juga diikuti dengan Perjanjian Kerja Sama antara Badan Karantina Indonesia dan PT Jatim Grha Utama untuk pemanfaatan fasilitas karantina di Puspa Agro menjadi pusat Instalasi Karantina Terpadu pertama di Indonesia.

Kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk menjadikan Jawa Timur garda terdepan dalam keamanan hayati dan efisiensi logistik impor maupun ekspor. Tidak hanya itu, Instalasi Karantina Terpadu ini digadang akan sangat efisien untuk menekan dwelling time dalam rantai perdagangan dan logistik karena semua pengurusan dokumen semua ada dalam satu kawasan.

“Jadi MoU ini terkait pendirian Instalasi Karatina Terpadu, di Indonesia baru pertama di Jatim ini. Dan ini untuk tiga item ya, yaitu untuk hewan, ikan dan tumbuhan. Untuk yang ikan bahkan ini sudah jalan,” tegas Khofifah.

“Karena sistemnya terpadu, semua akan tersedia dalam satu kawasan. Mulai laboratoriumnya sudah ada, kemudian juga ada bea cukai dan badan karantina baik untuk ekspor maupun impor. Artinya ini akan sangat efisien dan berdaya saing tinggi,” imbuhnya. 

Pihaknya optimistis bahwa layanan Instalasi Karantina Terpadu ini akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi alur perdagangan dan logistis ekspor maupun impor. Karena eksportir maupun importir tidak perlu harus berpindah-pindah tempat dalam pengurusan dokumen karena semua sudah terpadu.

“Ini akan meningkatkan efisiensi arus barang termasuk untuk dweeling time, dan pasti akan menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) kita. Mudah-mudahan akan ikut meningkatkan daya saing produk kita sehingga investasi ke Jatim juga akan lebih banyak lagi,” tandasnya.

Tidak hanya itu,  Instalasi Karantina Terpadu ini juga sejalan dengan visi untuk menjadikan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Bukan hanya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai simpul strategis yang menghubungkan rantai pasok pangan dan logistik di seluruh Indonesia bahkan dunia.

Pentingnya layanan perkarantinaan terpadu di Jawa Timur tercermin dari nilai perdagangan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2024, pelayanan karantina di Jawa Timur telah memfasilitasi ekspor senilai USD 25,80 Miliar dan impor sebesar USD 29,97 Miliar. Data ini menegaskan bahwa peran karantina sangat vital bagi kinerja ekspor dan impor Jawa Timur, sekaligus menjaga integritas produk yang masuk maupun keluar daerah maupun keluar negeri.

Diketahui kawasan Puspa Agro mencakup luasan 50 hektare siap bertransformasi menjadi hub karantina modern. Terutama karena kawasan ini telah dilengkapi sarana laboratorium mutakhir, fasilitas pengujian komprehensif, logistik terpadu, hingga layanan kepabeanan. Dengan demikian, seluruh proses ekspor dan distribusi komoditas pertanian, perikanan, dan peternakan dapat diselesaikan secara one-stop service.

"Kami berkomitmen untuk mempercepat arus barang, menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan bagi pelaku usaha, serta yang paling utama, menjamin keamanan hayati produk-produk unggulan Jawa Timur," tegas Gubernur Khofifah.

"Ini adalah wujud nyata dukungan pemerintah provinsi terhadap pelaku usaha, memberikan kemudahan dan kepastian dalam mengurus ekspor, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas,” pungkasnya, 

Di sisi lain, Kepala Badan Karantina Indonesia Dr. Sahat Manaor Panggabean menegaskan bahwa MoU pendirian Instalasi Karantina Terpadu ini menjadi pioneer dan siap untuk menjadi percontohan untuk diterapkan di kawasan lain di Indonesia. 

“Hari ini kami MoU dengan Pemprov Jatim, bahwa kita akan membangun Instalasi Karantina Terpadu, yang nanti kita harapkan semua pengurusan di karantina dan bea cukai selesai di satu kawasan di Puspa Agro. Semua diselesaikan dalam satu kawasan,” tegasnya.

Pihaknya optimis sistem ini akan membuat Indonesia sejajar dengan negara-negara lain. Karena sistem ini akan terkoneksi dengan negara mitra ekspor dan impor Indonesia.

“Sehingga mereka paham barang barang mereka sampai mana dari mana. Saya pikir karena semua sudah siap, tahun ini bisa segera running,” pungkasnya.
 

Post Views: 199

Berita Unggulan

  • Pasar Murah ke-84 Hadir di Pamekasan, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

    Pasar Murah ke-84 Hadir di Pamekasan, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

    Publis : 21 Juli 2026 | 17:02 WIB
  • Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Usai Raih Pimred Award 2026

    Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Usai Raih Pimred Award 2026

    Publis : 21 Juli 2026 | 08:26 WIB
  • Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Bank Indonesia Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Kopi-Kakao Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi Bank Indonesia Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Kopi-Kakao Jawa Timur

    Publis : 20 Juli 2026 | 16:25 WIB
  • Grahadi Dipadati 4.500 Penonton Nobar Final Piala Dunia, Gubernur Khofifah Ajak Bangun Semangat Kebersamaan

    Grahadi Dipadati 4.500 Penonton Nobar Final Piala Dunia, Gubernur Khofifah Ajak Bangun Semangat Kebersamaan

    Publis : 20 Juli 2026 | 12:21 WIB
  • Gubernur Khofifah: Majelis Thoriqoh Menjadi Oase Spiritual di Tengah Derasnya Tantangan Kehidupan Modern

    Gubernur Khofifah: Majelis Thoriqoh Menjadi Oase Spiritual di Tengah Derasnya Tantangan Kehidupan Modern

    Publis : 19 Juli 2026 | 17:54 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (226)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (29)
  • Ekonomi Bisnis (368)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (92)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (167)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (355)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juli 2026 (53)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top