Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Alih Fungsi Sawah Ditekan untuk Dukung Swasembada Pangan

Kamil Hakimin
Publis : 31 Maret 2026 | 14:14 WIB
Alih Fungsi Sawah Ditekan untuk Dukung Swasembada Pangan

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperkuat pengendalian alih fungsi lahan sawah sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Upaya ini dilakukan melalui penguatan regulasi, pengawasan tata ruang, serta sinkronisasi data lahan pertanian secara nasional.

Menteri ATR/Kepala BPN menegaskan bahwa laju konversi lahan sawah harus ditekan karena berpotensi mengancam ketersediaan pangan di masa depan. Selama beberapa tahun terakhir, alih fungsi lahan menjadi salah satu tantangan utama, terutama akibat kebutuhan pembangunan non-pertanian seperti perumahan dan industri.

Sebagai langkah konkret, pemerintah memperketat kebijakan melalui revisi regulasi, termasuk penerapan Peraturan Presiden terbaru yang memperkuat pengendalian alih fungsi lahan sawah, khususnya yang telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Lahan yang masuk kategori ini tidak dapat dialihfungsikan sembarangan, kecuali untuk kepentingan strategis tertentu.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat peran pusat dalam pengendalian tata ruang dengan menarik sebagian kewenangan perubahan fungsi lahan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat. Kebijakan ini bertujuan memastikan proses perizinan lebih terkendali dan selaras dengan kepentingan nasional, khususnya dalam menjaga kawasan produksi pangan.

ATR/BPN juga melakukan integrasi data lahan sawah dilindungi (LSD) ke dalam sistem perencanaan tata ruang nasional. Langkah ini penting untuk memastikan setiap kebijakan pemanfaatan lahan didasarkan pada data yang akurat dan terverifikasi, sehingga mengurangi potensi penyimpangan maupun konflik pemanfaatan ruang.

Di sisi lain, pemerintah mendorong sinergi lintas sektor dengan melibatkan kementerian terkait, pemerintah daerah, serta lembaga pengawasan. Pendekatan kolaboratif ini dinilai penting untuk memperkuat implementasi kebijakan di lapangan sekaligus meningkatkan kesadaran semua pihak terhadap pentingnya menjaga lahan sawah produktif.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis pengendalian alih fungsi lahan sawah dapat berjalan lebih efektif. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.

Post Views: 163

Berita Unggulan

  • Perkuat Komunikasi Publik dan Narasi Pembangunan, Gubernur Khofifah Jalin Sinergi dengan LKBN ANTARA

    Perkuat Komunikasi Publik dan Narasi Pembangunan, Gubernur Khofifah Jalin Sinergi dengan LKBN ANTARA

    Publis : 28 Juli 2026 | 15:40 WIB
  • Women’s Leadership Forum 2026, Gubernur Khofifah Dorong Kepemimpinan Perempuan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    Women’s Leadership Forum 2026, Gubernur Khofifah Dorong Kepemimpinan Perempuan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    Publis : 28 Juli 2026 | 08:37 WIB
  • Dorong Humas Pemerintah Makin Adaptif, Kabag Humas Pemprov Jatim Hadirkan Solusi Triangle Shield pada IGPR Summit 2026

    Dorong Humas Pemerintah Makin Adaptif, Kabag Humas Pemprov Jatim Hadirkan Solusi Triangle Shield pada IGPR Summit 2026

    Publis : 28 Juli 2026 | 08:13 WIB
  • Ilham Habibie Lantik PW PII Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Insinyur Jadi Motor Transformasi Pembangunan

    Ilham Habibie Lantik PW PII Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Insinyur Jadi Motor Transformasi Pembangunan

    Publis : 27 Juli 2026 | 15:06 WIB
  • Kelestarian Sungai Jadi Investasi Masa Depan, Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

    Kelestarian Sungai Jadi Investasi Masa Depan, Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

    Publis : 27 Juli 2026 | 10:16 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (226)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (29)
  • Ekonomi Bisnis (373)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (92)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (167)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (366)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juli 2026 (69)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top