Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah Jadikan Mojokerto Pilot Project Penanganan Kumuh Terpadu

Kamil Hakimin
Publis : 24 Februari 2026 | 10:20 WIB
Gubernur Khofifah Jadikan Mojokerto Pilot Project Penanganan Kumuh Terpadu

MOJOKERTO, 24 FEBRUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi melalui Program Permata Jatim di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (23/2) malam.

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pembangunan kawasan permukiman yang bersih berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa penanganan kawasan kumuh tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan terpadu dan terintegrasi berbasis kawasan.

“Hari ini kita menyaksikan hasil pelaksanaan Program Permata Jatim di Desa Kepuhanyar. Ini adalah wujud nyata komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih layak, sehat, dan produktif bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui Program Permata Jatim penataan kawasan dilaksanakan secara menyeluruh. Jika lingkunganya sudah bersih, maka tugas masyarakat sekitar untuk menjaga dan merawatnya. 

"Jika lingkungan bersih maka akan berdampak kepada bersih hatinya bersih pikirannya dan bersih perilakunya," harapnya. 

Gubernur Khofifah mengharapkan, lingkungan yang baru dan bersih ini harus dijaga dan saling memiliki sehingga suasana yang terbangun bisa guyub rukun diantara sesama tetangga. 

"Saya berharap seluruh warga bisa saling menjaga lingkungan sekitar tetap bersih. Terlebih warga Kepuhanyar Mojokerto bisa menerapkan prinsip pengelolaan sampah 3R meliputi Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan Kembali) dan Recycle (Mendaur Ulang)," terangnya. 

Dengan lingkungan yang semakin representatif dan infrastruktur yang semakin memadai, Gubernur Khofifah memandang kawasan ini mampu menjadi ruang hidup yang nyaman sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk pengembangan UMKM dan usaha berbasis komunitas.

Gubernur Khofifah menambahkan, Program Permata Jatim tidak semata-mata bertujuan mengurangi luasan kawasan kumuh, tetapi juga membangun optimisme dan semangat baru bagi masyarakat.

“Penataan kawasan ini adalah investasi sosial. Kita ingin masyarakat tidak hanya tinggal di lingkungan yang lebih baik, tetapi juga memiliki harapan dan kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Ke depan, Pemprov Jatim akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat agar penanganan kawasan kumuh dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan desa dan daerah. 

Bupati Mojokerto M. Al Barra mengatakan, Peresmian Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu dan Terintegrasi diharapkan bukan hanya fokus pada pembangunan fisik desa saja melainkan membudayakan perilaku hidup bersih. 

Pembangunan tidak hanya berfokus pada peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan sanitasi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata, bersih, sehat, aman, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Desa Kepuhanyar dinilai memiliki potensi lokal yang terus berkembang dan posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan wilayah Kabupaten Mojokerto. 

"Kami berharap rumah tidak layak huni yang masih ada bisa terselesaikan baik melalui dukungan APBN, APBD sampai CSR dari sektor swasta," jelasnya. 

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Prov. Jatim I Nyoman Gunadi melaporkan, bahwa Kab. Mojokerto merupakan salah satu Pilot Project yang memperoleh dukungan penanganan kawasan kumuh dari Pemprov Jatim melalui program Permata Jatim. 

Luas Kawasan yang ditangani melalui program ini, lanjut Nyoman seluas 10,07 hektar dengan total anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan sebesar Rp. 14, 354 Milliar. 

Ia menjelaskan, penataan ini dirancang secara terpadu tidak hanya berorientasi pada peningkatan fungsi infrastruktur dasar, tetapi diarahkan untuk memperbaiki kualitas lingkungan secara visual dan fungsional. 

"Melalui pendekatan ini, kawasan yang sebelumnya memiliki keterbatasan secara bertahap mulai bertransformasi menjadi pemukiman yang lebih tertata, aman, nyaman, dan layak huni bagi masyarakat," terangnya. 

"Penanganan kawasan ini diharapkan dapat mendukung dan memperkuat potensi lokal Desa Kepuhanyar yang dikenal sebagai kampung jamu," tutupnya.

 

Post Views: 243

Berita Unggulan

  • Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli, Gubernur Khofifah Dorong Pengendalian Inflasi hingga Tingkat Kecamatan

    Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli, Gubernur Khofifah Dorong Pengendalian Inflasi hingga Tingkat Kecamatan

    Publis : 23 September 2026 | 11:09 WIB
  • Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Gubernur Khofifah Dorong Masyarakat Rawat Perdamaian dari Lingkungan Terdekat

    Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Gubernur Khofifah Dorong Masyarakat Rawat Perdamaian dari Lingkungan Terdekat

    Publis : 22 September 2026 | 16:57 WIB
  • Gubernur Khofifah Perkuat Peran UPT Batu sebagai Pusat Pembibitan, Budidaya, dan Pengembangan Sapi Perah Jatim

    Gubernur Khofifah Perkuat Peran UPT Batu sebagai Pusat Pembibitan, Budidaya, dan Pengembangan Sapi Perah Jatim

    Publis : 22 September 2026 | 08:50 WIB
  • Gubernur Khofifah Perkuat Peran UPT Batu sebagai Pusat Pembibitan, Budidaya, dan Pengembangan Sapi Perah Jatim

    Gubernur Khofifah Perkuat Peran UPT Batu sebagai Pusat Pembibitan, Budidaya, dan Pengembangan Sapi Perah Jatim

    Publis : 22 September 2026 | 08:50 WIB
  • Pengukuhan ICMI Jatim 2026–2031, Gubernur Khofifah Buka Ruang Kolaborasi Riset dan Inovasi untuk Masyarakat

    Pengukuhan ICMI Jatim 2026–2031, Gubernur Khofifah Buka Ruang Kolaborasi Riset dan Inovasi untuk Masyarakat

    Publis : 21 September 2026 | 15:20 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (229)
  • Budaya (24)
  • Daerah (360)
  • Ekonomi & Bisnis (30)
  • Ekonomi Bisnis (395)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (65)
  • Kesehatan (28)
  • News (7)
  • Nusantara (30)
  • Olahraga (20)
  • Pemerintahan (93)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (173)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (477)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • September 2026 (56)
  • Agustus 2026 (77)
  • Juli 2026 (76)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (178)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top