Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah Pastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat Belum Final, Pendampingan dan Sosialisasi Terus Dioptimalkan

Kamil Hakimin
Publis : 9 Juli 2026 | 14:36 WIB
Gubernur Khofifah Pastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat Belum Final, Pendampingan dan Sosialisasi Terus Dioptimalkan

SURABAYA, 9 Juli 2026 – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memastikan proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Tahun Ajaran 2026/2027 sedang dan masih terus berlangsung, baik di 18 SR permanen maupun 14 SR rintisan. Karena itu, data jumlah calon peserta didik saat ini belum  final, mengingat proses pendataan dan penetapan masih berjalan di masing-masing kabupaten/kota.

Gubernur Khofifah mengatakan, penjaringan calon siswa dilakukan oleh SDM Program Keluarga Harapan (PKH) dengan pendampingan dari Dinsos kabupaten/kota. Saat ini, seluruh pihak masih mengoptimalkan proses penjaringan untuk memenuhi kuota SR, khususnya di 18 SR permanen.

"Penjaringan calon siswa SR masih terus berlangsung. Bersama SDM PKH dan Dinsos kabupaten/kota, kami terus melakukan pendampingan dan sosialisasi kepada keluarga calon siswa agar mereka memperoleh pemahaman yang utuh mengenai penyelenggaraan SR, khususnya konsep pendidikan berasrama," ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan persyaratan administrasi, tetapi juga memberikan informasi secara menyeluruh mengenai sistem pembelajaran, pola pengasuhan, pembinaan karakter, hingga berbagai fasilitas yang akan diterima peserta didik selama menempuh pendidikan di SR.

Sebagai bagian dari optimalisasi penjaringan, Kementerian Sosial (Kemensos) RI juga menginisiasi kegiatan Open House SR. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi calon siswa dan orang tua untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan yang diterapkan, sekaligus melihat secara langsung perkembangan peserta didik SR rintisan yang telah berjalan sejak tahun 2025.

Melalui kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah menjelaskan, calon siswa dan orang tua dapat menyaksikan berbagai capaian peserta didik SR, mulai dari peningkatan kemampuan akademik, pembentukan karakter, hingga tumbuhnya rasa percaya diri.

 “Pengalaman para orang tua siswa SR rintisan yang merasakan perubahan positif pada putra-putrinya juga turut dibagikan sebagai bentuk edukasi dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim Dra Restu Novi Widiani MM mengungkapkan, hingga saat ini data calon siswa masih terus bergerak seiring proses penjaringan yang dilakukan di lapangan. Setelah seluruh tahapan selesai, pemerintah daerah kabupaten/kota akan menetapkan secara resmi daftar calon siswa yang diterima di SR. "Kami optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya proses penjaringan dan pendampingan," katanya.

Harapannya, saat memasuki rangkaian cek kesehatan gratis, tes DNA, dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang direncanakan berlangsung pada 14 sampai 17 Juli, kuota peserta didik yang telah ditetapkan dapat terpenuhi.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan SR Tahun Ajaran 2026/2027 di Jatim ditargetkan berlangsung di 28 lokasi yang terdiri atas 18 SR permanen dan 10 SR rintisan, dengan total 179 rombongan belajar. Daya tampung yang disiapkan mencapai 5.370 peserta didik, terdiri atas 1.680 siswa SD, 1.860 siswa SMP, dan 1.830 siswa SMA, yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Sementara, proses pembelajaran di 10 SR rintisan yang telah lebih dahulu beroperasi akan tetap berlangsung pada Tahun Ajaran 2026/2027. Kesepuluh SR tersebut meliputi SRMA 25 Lamongan dengan 72 siswa, SRT 5 Ponorogo sebanyak 110 siswa, SRT 7 Probolinggo 91 siswa, SRT 51 Bangkalan 83 siswa, SRT 49 Sumenep 82 siswa, SRMP 29 Pamekasan 50 siswa, SRMA 36 Bojonegoro 96 siswa, SRMP 14 Batu 149 siswa, SRMA 22 Malang 69 siswa, serta SRMP 15 Mojokerto 50 siswa. Dengan total keseluruhan sebanyak 852 siswa.

Dengan demikian, Dinsos Jatim menegaskan hingga saat ini belum terdapat penetapan resmi calon siswa yang akan bersekolah pada Tahun Ajaran 2026/2027. Oleh karena itu, jumlah peserta didik yang nantinya diterima masih dapat berubah seiring berlangsungnya proses penjaringan, verifikasi, dan penetapan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota.

Post Views: 13

Berita Unggulan

  • Gubernur Khofifah Sebut Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Layak Menjadi Rujukan Nasional untuk Pasar yang Bersih, Rapi, dan Modern

    Gubernur Khofifah Sebut Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Layak Menjadi Rujukan Nasional untuk Pasar yang Bersih, Rapi, dan Modern

    Publis : 10 Juli 2026 | 14:12 WIB
  • Gubernur Khofifah Apresiasi Deklarasi Perdamaian Muslimat NU Riau, Tegaskan Komitmen Terus Suarakan Nilai-Nilai Kemanusiaan di Tingkat Global

    Gubernur Khofifah Apresiasi Deklarasi Perdamaian Muslimat NU Riau, Tegaskan Komitmen Terus Suarakan Nilai-Nilai Kemanusiaan di Tingkat Global

    Publis : 10 Juli 2026 | 08:24 WIB
  • Gubernur Khofifah Sebut B50 Bukan Sekadar Bahan Bakar Alternatif, tetapi Fondasi Penguatan Industri, Ekonomi, dan Kemandirian Bangsa

    Gubernur Khofifah Sebut B50 Bukan Sekadar Bahan Bakar Alternatif, tetapi Fondasi Penguatan Industri, Ekonomi, dan Kemandirian Bangsa

    Publis : 9 Juli 2026 | 19:26 WIB
  • Gubernur Khofifah Pastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat Belum Final, Pendampingan dan Sosialisasi Terus Dioptimalkan

    Gubernur Khofifah Pastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat Belum Final, Pendampingan dan Sosialisasi Terus Dioptimalkan

    Publis : 9 Juli 2026 | 14:36 WIB
  • Luncurkan Sistem Informasi Pesantren Terintegrasi, Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin Perkuat Transparansi, Perlindungan Santri, dan Layanan Digital

    Luncurkan Sistem Informasi Pesantren Terintegrasi, Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin Perkuat Transparansi, Perlindungan Santri, dan Layanan Digital

    Publis : 9 Juli 2026 | 12:08 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (226)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (28)
  • Ekonomi Bisnis (357)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (92)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (166)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (342)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juli 2026 (27)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top