Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Berhasil Tekan Angka Stunting Menjadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Persagi atas Komitmen dan Inovasi Lintas Sektor

Kamil Hakimin
Publis : 4 Juli 2026 | 09:48 WIB
Berhasil Tekan Angka Stunting Menjadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Persagi atas Komitmen dan Inovasi Lintas Sektor

SURABAYA, 4 JULI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah yang berhasil memimpin percepatan penurunan stunting dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi). 

Pasalnya, sejak tahun 2019 hingga 2024, di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah, capaian prevalensi stunting berhasil diturunkan hingga berada di angka 14,7% pada tahun 2024. 

Tidak hanya itu, Persagi juga menilai Gubernur Khofifah memiliki komitmen yang kuat dan disertai inovasi kebijakan lintas sektor yang berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan masa depan anak-anak Jawa Timur.

Secara khusus penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persagi Doddy Izwardy pada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono yang mewakili Gubernur Khofifah dalam acara Pembukaan Temu Ilmiah Nasional (TIN) II Persatuan Ahli Gizi Indonesia Tahun 2026 di The Trans Luxury Hotel Surabaya, Jumat (3/7). 

"Alhamdulillah, komitmen Jatim dalam percepatan penurunan stunting terus menunjukkan hasil positif. Dan kami bersyukur bahwa kami hari ini menerima penghargaan dari Persagi,” kata Gubernur Khofifah di sela kunjungan kerja di Banyuwangi. 

“Bukan hanya untuk kami, penghargaan ini saya  juga  sebagai apresiasi untuk seluruh stakeholder yang selama ini memiliki komitmen yang sama untuk terus menurunkan angka prevalensi stunting di Jatim," kata Khofifah. 

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting turun dari 17,7 persen pada tahun 2023 menjadi 14,7 persen pada tahun 2024. Capaian ini menempatkan Jawa Timur sebagai terbaik di pulau jawa dan terbaik kedua secara nasional setelah Bali  dalam penurunan stunting.

Khofifah mengungkapkan bahwa capaian penurunan angka stunting juga merupakan hasil sinergi dan kolaborasi dari banyak pihak di Jawa Timur. Oleh sebab itu, Khofifah menyebut bahwa sinergi dan kolaborasi banyak pihak ini harus terus dijaga demi melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul.

"Keberhasilan Jatim menurunkan angka prevalensi stunting ini dilakukan oleh banyak pihak, bersama-sama bergandengan tangan _nyengkuyung,_ mulai dari Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, TP PKK Jatim, BKKBN, DP3AK, Perindag" jelasnya.

Kolaborasi dan sinergi banyak pihak juga didukung dengan berbagai inovasi yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting. Inovasi-inovasi tersebut diantaranya Pemberian konseling dari pintu ke pintu, Pendampingan bagi Ibu hamil kurang energi kronis, Jawa Timur Tanggap Terhadap Ibu Hamil Resiko Stunting.

"Banyak inovasi yang dilakukan untuk dapat menurunkan angka stunting, tidak hanya bagi ibu hamil tetapi juga ada inovasi yang memberikan pembekalan bagi para calon pengantin, ini salah satu langkah antisipatif yang dilakukan agar calon pengantin paham sehingga mereka bisa menjaga, mencegah sejak sebelum kehamilan terjadi," jelasnya.

Sementara itu kepada Persagi, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya profesi ahli gizi saat ini memegang peran penting untuk menyukseskan program MBG.

"Para ahli gizi, menjadi ujung tombak bagaimana pemenuhan gizi di setiap menu MBG yang disajikan," ujarnya.

Orang nomor satu di Jatim ini juga menyampaikan pentingnya ahli gizi dalam memantau dan melakukan pengawasan terhadap setiap menu yang menjadi hidangan MBG. Tujuannya agar hidangan yang disajikan memiliki standar gizi yang sesuai.

"Memang setiap SPPG ada di bawah pengawasan dari ahli gizi yang sesuai klasifikasi dan terverifikasi, tidak berarti 1 SPPG 1 ahli gizi tapi bisa 1 ahli gizi memberikan pengawasan untuk beberapa SPPG," jelasnya.

Banyaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berdiri, lanjutnya, harus benar-benar disupport oleh sumber daya manusia yang mumpuni. Sehingga sajian MBG yang sampai ke penerima manfaat bisa benar-benar yang terbaik dan memberikan manfaat maksimal bagi penerimanya.

"Ada ahli gizi yang melakukan pengawasan akan menjadi jaminan tersendiri dari kandungan dan kualitas gizi dari sajian MBG yang sampai pada penerima manfaatnya," ujarnya.

Di akhir Gubernur Khofifah berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi banyak pihak di Jawa Timur untuk terus Membangun sinergi dan kolaborasi lebih kuat untuk terus berupaya menurunkan angka prevalensi stunting di Jawa Timur.

"Mari terus bersama-sama berupaya menurunkan angka stunting, melahirkan generasi yang unggul untuk menjemput Indonesia Emas 2045," pungkasnya. 

Post Views: 8

Berita Unggulan

  • Berhasil Tekan Angka Stunting Menjadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Persagi atas Komitmen dan Inovasi Lintas Sektor

    Berhasil Tekan Angka Stunting Menjadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Persagi atas Komitmen dan Inovasi Lintas Sektor

    Publis : 4 Juli 2026 | 09:48 WIB
  • Gubernur Khofifah: Kehadiran PT Sunrise Masami Internasional Jadi Harapan Baru Penguatan Industri Kemasan Logam Berdaya Saing Global

    Gubernur Khofifah: Kehadiran PT Sunrise Masami Internasional Jadi Harapan Baru Penguatan Industri Kemasan Logam Berdaya Saing Global

    Publis : 3 Juli 2026 | 17:14 WIB
  • HUT Ke-41 Perumda Aneka Usaha Seger Jadi Momentum Penguatan Layanan Kesehatan melalui Klinik Modern dan Apotek 24 Jam

    HUT Ke-41 Perumda Aneka Usaha Seger Jadi Momentum Penguatan Layanan Kesehatan melalui Klinik Modern dan Apotek 24 Jam

    Publis : 3 Juli 2026 | 13:09 WIB
  • Gubernur Khofifah Dorong Pemimpin Birokrasi Hadirkan Inovasi dan Empati untuk Mewujudkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

    Gubernur Khofifah Dorong Pemimpin Birokrasi Hadirkan Inovasi dan Empati untuk Mewujudkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

    Publis : 3 Juli 2026 | 08:45 WIB
  • Gubernur Khofifah Ajak Alumni PKN II Menjadi Agen Perubahan yang Profesional, Adaptif, dan Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

    Gubernur Khofifah Ajak Alumni PKN II Menjadi Agen Perubahan yang Profesional, Adaptif, dan Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

    Publis : 2 Juli 2026 | 17:55 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (226)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (28)
  • Ekonomi Bisnis (349)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (91)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (165)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (334)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juli 2026 (9)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Kesenian Daerah Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top