Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Atip Latipulhayat Ingin Bahasa Daerah Tidak Hanya Jadi Mata Pelajaran di Sekolah

Kamil Hakimin
Publis : 26 Mei 2026 | 08:06 WIB
Atip Latipulhayat Ingin Bahasa Daerah Tidak Hanya Jadi Mata Pelajaran di Sekolah

JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mendorong penguatan penggunaan bahasa daerah agar tidak hanya dipelajari sebagai mata pelajaran, tetapi juga digunakan sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran di sekolah.

Menurut Atip, langkah tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan bahasa daerah sekaligus menanamkan rasa bangga generasi muda terhadap bahasa ibu mereka. Ia menilai pelestarian bahasa daerah tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni tahunan atau dokumentasi dalam bentuk buku dan kamus.

Atip menegaskan bahwa bahasa daerah harus benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pendidikan. Jika tidak digunakan secara aktif dalam pembelajaran, bahasa daerah dikhawatirkan perlahan hanya akan menjadi bagian dari kenangan budaya semata.

Selain itu, Wamendikdasmen juga menyoroti pentingnya keterlibatan teknologi dalam upaya pelestarian bahasa daerah. Ia mendorong agar bahasa-bahasa daerah di Indonesia dapat masuk ke dalam ekosistem kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), termasuk pengembangan teknologi berbasis Large Language Model (LLM).

Menurutnya, integrasi bahasa daerah ke dalam teknologi digital dan platform AI menjadi langkah strategis agar bahasa lokal tetap relevan di tengah perkembangan zaman serta tetap digunakan oleh generasi muda di ruang digital.

Dorongan tersebut disampaikan dalam rangkaian Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026 yang menjadi momentum penguatan revitalisasi bahasa daerah di Indonesia. Pemerintah berharap penguatan bahasa daerah melalui pendidikan dan teknologi dapat menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya nasional.

Di sisi lain, pemerintah juga menilai ancaman kepunahan bahasa daerah perlu menjadi perhatian serius. Sejumlah bahasa daerah di Indonesia bahkan dilaporkan telah kehilangan penutur aslinya sehingga diperlukan langkah konkret untuk memperkuat regenerasi penutur muda.

Sumber : InfoPublik

Post Views: 62

Berita Unggulan

  • Gubernur Khofifah Sebut Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Layak Menjadi Rujukan Nasional untuk Pasar yang Bersih, Rapi, dan Modern

    Gubernur Khofifah Sebut Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Layak Menjadi Rujukan Nasional untuk Pasar yang Bersih, Rapi, dan Modern

    Publis : 10 Juli 2026 | 14:12 WIB
  • Gubernur Khofifah Apresiasi Deklarasi Perdamaian Muslimat NU Riau, Tegaskan Komitmen Terus Suarakan Nilai-Nilai Kemanusiaan di Tingkat Global

    Gubernur Khofifah Apresiasi Deklarasi Perdamaian Muslimat NU Riau, Tegaskan Komitmen Terus Suarakan Nilai-Nilai Kemanusiaan di Tingkat Global

    Publis : 10 Juli 2026 | 08:24 WIB
  • Gubernur Khofifah Sebut B50 Bukan Sekadar Bahan Bakar Alternatif, tetapi Fondasi Penguatan Industri, Ekonomi, dan Kemandirian Bangsa

    Gubernur Khofifah Sebut B50 Bukan Sekadar Bahan Bakar Alternatif, tetapi Fondasi Penguatan Industri, Ekonomi, dan Kemandirian Bangsa

    Publis : 9 Juli 2026 | 19:26 WIB
  • Gubernur Khofifah Pastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat Belum Final, Pendampingan dan Sosialisasi Terus Dioptimalkan

    Gubernur Khofifah Pastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat Belum Final, Pendampingan dan Sosialisasi Terus Dioptimalkan

    Publis : 9 Juli 2026 | 14:36 WIB
  • Luncurkan Sistem Informasi Pesantren Terintegrasi, Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin Perkuat Transparansi, Perlindungan Santri, dan Layanan Digital

    Luncurkan Sistem Informasi Pesantren Terintegrasi, Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin Perkuat Transparansi, Perlindungan Santri, dan Layanan Digital

    Publis : 9 Juli 2026 | 12:08 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (226)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (28)
  • Ekonomi Bisnis (357)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (29)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (92)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (166)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (342)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Juli 2026 (27)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top