Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah Bawa Jatim Bersinar di Hari Otonomi Daerah, Sabet 11 Penghargaan Nasional

Kamil Hakimin
Publis : 27 April 2026 | 15:28 WIB
Gubernur Khofifah Bawa Jatim Bersinar di Hari Otonomi Daerah, Sabet 11 Penghargaan Nasional

JAKARTA, 27 APRIL 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan skor 3,4695 dan status kinerja tinggi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri), Jakarta, Senin (27/4).

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7_739 Tahun 2026 tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2025, LPPD Provinsi Jawa Timur dinilai berkinerja baik dengan skor 3,4695 dan Status Kinerja Tinggi.

Istimewanya, Jawa Timur menjadi  provinsi yang mendapat  penghargaan hasil EPPD 2025. Selain Pemprov Jawa Timur juga 8 dari 15 kabupaten dengan EPPD tertinggi se Indonesia dan dua kota dari 9 kota dengan EPPD terbaik se Indonesia. Dari total 29 penghargaan, Jatim meraih 11 penghargaan EPPD 2025. 

Gubernur Khofifah mengatakan, pihaknya bersyukur dan  merasa bangga atas apresiasi yang diberikan Pemerintah Pusat. Sebab, ini bukan kali pertama Jawa Timur menerima penghargaan hasil EPPD. Sekaligus terbanyak dari semua provinsi yang lain. 

"Kami di daerah selalu mengusahakan yang terbaik untuk menciptakan kemandirian dan kesejahteraan dalam berbagai sektor. Otonomi Daerah ini sangat kami pegang dan kami maknai secara aplikatif. Dan Alhamdulillah, kami selalu didukung dan diapresiasi oleh pusat," ujarnya usai menerima penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto. 

Lebih lanjut, ia menyebut, apa yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama ini juga sejalan dengan tema Hari Otonomi Daerah, "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita". Di mana, dalam tingkat provinsi, Asta Cita turut diwujudkan lewat sembilan misi pembangunan Jawa Timur 2025–2029, yakni Nawa Bhakti Satya.

Program lima tahunan ini adalah Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah-Amanah, Jatim Harmoni, Jatim Agro, serta Jatim Lestari.

"Asta Cita ini di Jawa Timur kami aplikasikan lewat Nawa Bhakti Satya. Lalu di tingkat kabupaten/kota di implementasikan  melalui program kerja masing bupati/wali kota. Maka, insya Allah, apapun yang menjadi program prioritas Pemerintah Pusat, kami di daerah akan selalu menguatkan dan menyukseskan," tuturnya. 

Dalam kesempatan yang sama, sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur juga menerima penghargaan serupa. Yaitu Kab. Banyuwangi, Kab. Bojonegoro, Kab. Gresik, Kab. Jombang, Kab. Malang, Kab. Nganjuk, Kab. Ngawi, Kab. Sidoarjo, Kota Blitar, dan Kota Surabaya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi tinggi dan ucapan selamat kepada kabupaten/kota tersebut. 

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama menerima buah dari kerja keras dan sinergitas kita. Saya bersyukur  dan bangga atas capaian kabupaten/ kota di Jatim yang secara komulatif terbanyak diantara semua provinsi di Indonesia. Dari total 9 kota dan 15 kabupaten yang menerima penghargaan se-Indonesia, Jawa Timur bisa membawa pulang total 11 penghargaan terdiri dari 10 penghargaan untuk kabupaten/kota dan satu untuk pemerintah provinsi.  Terima kasih kepada kabupaten/ kota atas kinerja baiknya," pungkasnya.

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya yang bertindak sebagai Inspektur Upacara datang mewakili Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian. Dirinya kemudian menyampaikan beberapa pesan terkait evaluasi dan juga rencana-rencana yang perlu dilakukan untuk menyempurnakan Otonomi Daerah.

"Satu kata yang lebih berkaitan dengan Otonomi Daerah dibandingkan dengan bidang lain, yaitu kewenangan. Kewenangan inilah yang menjadi pembeda antara 30 tahun Otonomi Daerah dengan era sebelumnya. Kewenangan ini adalah proses tanpa henti, bukan hal yang statis dan tidak berubah," jelasnya.

"Kewenangan adalah tanggung jawab. Kewenangan tanpa integritas hanya melahirkan kesewenang-wenangan dan operasi tangkap tangan. Desentralisasi tanpa diiringi dan diimbangi oleh keadilan, juga hanya akan memproduksi ketimpangan-ketimpangan. Maka, Otonomi Daerah, bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menghadirkan pelayanan," pungkasnya.

 

Post Views: 128

Berita Unggulan

  • Peresmian Serentak 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air Bersih, Gubernur Khofifah Tekankan Manfaat Nyata bagi Warga

    Peresmian Serentak 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air Bersih, Gubernur Khofifah Tekankan Manfaat Nyata bagi Warga

    Publis : 13 Agustus 2026 | 18:48 WIB
  • Gubernur Khofifah Ajak Warga Hadir di Grahadi, Rayakan Kemerdekaan dengan Khidmat, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

    Gubernur Khofifah Ajak Warga Hadir di Grahadi, Rayakan Kemerdekaan dengan Khidmat, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

    Publis : 13 Agustus 2026 | 13:36 WIB
  • Dari Kalimantan Barat hingga Amerika Serikat, Gubernur Khofifah Dorong IKA UNAIR Perluas Jejaring dan Kolaborasi

    Dari Kalimantan Barat hingga Amerika Serikat, Gubernur Khofifah Dorong IKA UNAIR Perluas Jejaring dan Kolaborasi

    Publis : 13 Agustus 2026 | 10:07 WIB
  • Peringatan Hari Veteran Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Generasi Muda Perkuat Karakter dan Semangat Bela Negara

    Peringatan Hari Veteran Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Generasi Muda Perkuat Karakter dan Semangat Bela Negara

    Publis : 12 Agustus 2026 | 17:26 WIB
  • Target Pendapatan P-APBD Jatim 2026 Naik Rp183,7 Miliar, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Terus Menguat

    Target Pendapatan P-APBD Jatim 2026 Naik Rp183,7 Miliar, Gubernur Khofifah Optimistis PAD Terus Menguat

    Publis : 12 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (227)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (29)
  • Ekonomi Bisnis (382)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (64)
  • Kesehatan (28)
  • News (7)
  • Nusantara (30)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (93)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (169)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (393)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Agustus 2026 (31)
  • Juli 2026 (76)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top