East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah Tegaskan Kolaborasi Perguruan Tinggi sebagai Pilar Pembangunan SDM di Jawa Timur

Kamil Hakimin
Publis : 28 Januari 2026 | 08:31 WIB
Gubernur Khofifah Tegaskan Kolaborasi Perguruan Tinggi sebagai Pilar Pembangunan SDM di Jawa Timur

SURABAYA, 28 JANUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan perguruan tinggi dan komunitas internasional, termasuk Universiti Malaya, guna memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan di Jawa Timur.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan kehormatan Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, dalam rangka Lawatan Kunjung Hormat Universiti Malaya Program Outbound Malang Intellectual Journey di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (27/1).

"Saya berharap, kunjungan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan, memperluas wawasan, serta menjadi awal dari kerja sama yang semakin erat, produktif, dan berkesinambungan antara Jawa Timur dan Malaysia," ujarnya.

Gubernur Khofifah menyampaikan selamat datang sekaligus menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan persahabatan, kerja sama, serta pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

"Pemprov Jatim menyambut hangat kedatangan rombongan mahasiswa dan dosen Universiti Malaya. Semoga silaturahim ini bisa kita teruskan dalam format lainnya, bisa melalui format dakwah, format di bidang ekonomi, format di bidang pendidikan, format di bidang budaya dan seterusnya," ujarnya.

Menurut Khofifah, program kunjungan akademik semacam ini tidak hanya memperkuat jejaring antarmahasiswa dan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lintas budaya serta pertukaran perspektif global.

"Program ini tidak hanya memperkuat jejaring antarmahasiswa dan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lintas budaya serta pertukaran perspektif global," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga memaparkan potensi Jawa Timur sebagai provinsi dengan modal dasar pembangunan yang kuat. Dengan jumlah penduduk mencapai hampir 15 persen dari total penduduk Indonesia dan didominasi usia produktif, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Potensi tersebut ditopang oleh letak geografis yang strategis, infrastruktur yang semakin terkoneksi, serta ekosistem industri dan logistik yang terus berkembang," jelasnya.

Secara ekonomi, lanjutnya, Jawa Timur  konsisten menunjukkan kinerja yang solid. Pada Triwulan III-2025, ekonomi Jawa Timur tumbuh positif sebesar 5,22 persen (y-on-y), lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan nasional yang sebesar 5,04 persen. 

Jawa Timur juga menjadi penyumbang ekonomi terbesar kedua di Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 25,65 persen dan berkontribusi 14,54 persen terhadap perekonomian nasional. Capaian ini mencerminkan ketahanan sekaligus daya saing ekonomi Jawa Timur di tengah dinamika dan ketidakpastian global.

"Saat ini, Jawa Timur mengambil peran sebagai 'Gerbang Baru Nusantara', yang didukung oleh keberadaan Pelabuhan Tanjung Perak yang melayani hampir 80 persen distribusi logistik ke kawasan Indonesia Timur," terangnya.

"Jawa Timur juga memiliki 13 kawasan industri serta dua Kawasan Ekonomi Khusus, yaitu KEK Gresik dan KEK Singhasari," imbuhnya.

Tak hanya potensi ekonomi, Gubernur Khofifah juga menegaskan karakter Jawa Timur sebagai daerah yang menjunjung tinggi Islam moderat dan toleransi. Menurutnya, fondasi moderasi beragama di Indonesia tidak lepas dari peran para Wali Songo.

"Lima dari sembilan Wali yang mengajarkan Islam moderasi ini ada di Jawa Timur, Sunan Ampel, Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, Sunan Drajat dan Sunan Bonang," tuturnya.

Ia menilai nilai-nilai moderasi dan toleransi tersebut menjadi perekat kuat hubungan Indonesia dan Malaysia sebagai bangsa serumpun. Menurutnya, persaudaraan yang harmonis dan kedekatan kultur merupakan kekuatan besar dalam membangun energi positif bagi kemajuan kedua negara.

"Persaudaraan yang harmonis, kultur yang hampir sama ini menjadi kekuatan untuk terus menggerakkan seluruh energi positif dalam membangun negara kita masing-masing," kata Khofifah.

Sementara itu, Pensyarah Kanan Jabatan Usuluddin dan Dakwah Universiti Malaya, Dr. Muhammad Hazim bin Mohd Azhar, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan yang diberikan Gubernur Khofifah.

Ia mengaku terkesan dengan paparan mengenai Islam moderat yang dibangun para Wali Songo di Tanah Jawa dan hingga kini tetap menjadi pegangan masyarakat Indonesia.

"Saya selaku wakil daripada Universiti Malaya sangat menghargai dan berterima kasih, sangat-sangat hargai kepada ibu Gubernur semoga Allah SWT akan angkat derajat beliau. Saya kira ibu Gubernur itu sebagai satu nikmat yang Allah berikan kepada penduduk atau rakyat Jawa Timur," pungkasnya. 

 

Post Views: 42

Berita Unggulan

  • Gubernur Khofifah Ajak Siswa SLB di Madiun Belanja Lebaran dan Beri Uang Saku

    Gubernur Khofifah Ajak Siswa SLB di Madiun Belanja Lebaran dan Beri Uang Saku

    Publis : 12 Maret 2026 | 19:57 WIB
  • Penyelarasan Data Jadi Kunci Penetapan Lahan Sawah Dilindungi di Indonesia

    Penyelarasan Data Jadi Kunci Penetapan Lahan Sawah Dilindungi di Indonesia

    Publis : 12 Maret 2026 | 14:10 WIB
  • Nusron Wahid Pastikan Kantah Beroperasi Selama WFA Menjelang Idulfitri

    Nusron Wahid Pastikan Kantah Beroperasi Selama WFA Menjelang Idulfitri

    Publis : 12 Maret 2026 | 14:03 WIB
  • Gubernur Khofifah Resmikan Pameran Kiswah Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Surabaya

    Gubernur Khofifah Resmikan Pameran Kiswah Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Surabaya

    Publis : 12 Maret 2026 | 13:02 WIB
  • BPKH Perluas Jangkauan Bantuan Lewat Penyaluran Ribuan Paket Sembako Ramadan

    BPKH Perluas Jangkauan Bantuan Lewat Penyaluran Ribuan Paket Sembako Ramadan

    Publis : 12 Maret 2026 | 11:37 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (225)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (25)
  • Ekonomi Bisnis (184)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (4)
  • Internasional (12)
  • Keagamaan (61)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (28)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (91)
  • Pendidikan (128)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (124)
  • Politik & Pemerintahan (70)
  • Sains & Teknologi (3)
  • Sosial & Budaya (51)
  • Teknologi (13)

arsip

  • Maret 2026 (80)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Bisnis #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #KEKSingosari #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Kementerian #Perhubungan #Kemenhub #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jagung Jombang Kemenag Kesenian Daerah khofifah komdigi Makkah MBG OJK Pasokan Ramadan PBI JKN Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Prabowo Presiden RI Sekertaris daerah jawa timur Sekretaris Daerah Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top