Jombang — Setelah melakukan mutasi pejabat secara besar-besaran, Bupati Jombang Warsubi masih menyisakan empat jabatan eselon II yang belum terisi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang. Kekosongan jabatan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi yang masih berproses.
Empat posisi strategis yang hingga kini belum terisi yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Bupati Warsubi menegaskan bahwa kekosongan jabatan tersebut bersifat sementara. Pemerintah daerah masih melakukan evaluasi dan pertimbangan matang sebelum menentukan pejabat definitif untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Menurutnya, pengisian jabatan eselon II tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena berkaitan langsung dengan kinerja organisasi dan pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemkab Jombang memilih untuk memastikan pejabat yang nantinya ditunjuk benar-benar memiliki kompetensi dan kapabilitas yang sesuai.
Sambil menunggu pengisian jabatan definitif, roda pemerintahan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) tetap berjalan melalui mekanisme pelaksana tugas atau pengaturan internal. Pemkab Jombang memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meski terdapat kekosongan jabatan struktural.
Sumber : Radarjombang.jawapos.com









