Home

Tentang Kami

Iklan

Hubungi Kami

  • Facebook
  • Instagram
  • WhatsApp
  • TikTok
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah Ungkap Strategi Pemprov Jatim Pulihkan Populasi Sapi Pasca PMK Lewat IB Massal

Kamil Hakimin
Publis : 24 November 2025 | 19:23 WIB
Gubernur Khofifah Ungkap Strategi Pemprov Jatim Pulihkan Populasi Sapi Pasca PMK Lewat IB Massal

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memacu peningkatan produktivitas sektor peternakan melalui Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan (GSPIB) Tahun 2025. Kegiatan yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu digelar di City Forest, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Senin (24/11), dan turut diikuti secara serentak oleh kabupaten/kota di seluruh Jatim.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah memimpin inseminasi buatan (IB) perdana pada 38 ekor sapi sebagai simbol dimulainya gerakan massal pelayanan inseminasi buatan di seluruh Jawa Timur.

"Kita maksimalkan hari ini gerakan serentak untuk melakukan inseminasi buatan, maka di sini juga sedang dilakukan IB bersama kabupaten kota secara serentak," kata Gubernur Khofifah.

“Jika masif melakukan inseminasi buatan ini, maka diharapkan Indonesia dapat mewujudkan swasembada daging tahun 2029,” imbuhnya. 

Ia menyampaikan, GSPIB ini adalah langkah nyata yang dilakukan Pemprov Jatim bersama stakeholder untuk memperkuat Pembangunan nasional khususnya di sektor peternakan. Diantaranya pelaku dunia usaha, perguruan tinggi, asosiasi dokter hewan, asosiasi peternak, HKTI, BBIB, Pusvetma dan seluruh peternak di Jawa Timur.

"Sektor peternakan ini mendapatkan sinergitas dari sangat banyak elemen khususnya BBIB dan Pusvetma, ini semua bersinergi," tuturnya.

Diketahui pada 2022 lalu Jawa Timur harus melalui masa sulit berkaitan dengan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi, kambing, domba, kerbau, dan babi. Akibatnya banyak ternak yang sakit, mati, dan harus dipotong paksa. 

"Dampaknya populasi dan produktivitas ternak turun, produksi susu, daging, dan kelahiran pedet juga turun," sebutnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Gubernur Khofifah menuturkan beberapa langkah pengendalian presisi telah dilakukan seperti pengobatan ternak sakit, vaksinasi ternak sehat, dan desinfeksi lingkungan. 

Upaya ini juga dilakukan oleh Tim Satgas PMK yang melibatkan kolaborasi antara BNPB, Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, TNI, dan Polri. 

"Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kekompakan wabah PMK telah dapat dikendalikan dan di tahun 2024, statusnya telah menurun dari Wabah menjadi tertular," ucapnya.

"Pada saat kita masih melakukan pengendalian PMK, hari ini kita harus memberikan penguatan dan semangat kepada seluruh peternak dan penggemuk ternak, mereka harus terkonfirmasi bahwa vaksinasi berjalan dengan baik," tegasnya.

Sebagai upaya lanjutan, untuk memulihkan populasi sapi pasca PMK, telah dilakukan program Inseminasi Buatan atau kawin suntik. Saat ini terdapat 1.417 petugas kawin suntik di Jawa Timur yang siap berkontribusi.

"Hasilnya, sepanjang tahun 2024, Jawa Timur menghasilkan kelahiran pedet sebanyak 1,1 juta ekor yang merupakan capaian tertinggi secara nasional," katanya.

Sementara itu, di tahun 2025 pada rentang Januari hingga 24 November telah dilakukan inseminasi buatan pada 1.099.397 ekor sapi. Atas capaian ini Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas, baik dokter hewan, paramedik, maupun petugas kawin suntik sebagai garda terdepan. 

"Mari kita terus menjaga produktivitas ternak dengan tetap waspada PMK, tentunya melalui vaksinasi, biosekuriti, kontrol kebersihan kandang, serta pengendalian lalu lintas ternak," ajaknya.

Capaian sektor peternakan di Jatim ini sejalan dengan program Kedaulatan Pangan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Dimana produksi pangan dalam negeri merupakan fondasi masa depan Indonesia. Meskipun kondisi pangan dunia saat ini menghadapi tantangan berat akibat perubahan iklim, konflik geopolitik, dan guncangan ekonomi global. 

"Jawa Timur ini siap di garda terdepan untuk menyampaikan pesan kepada Indonesia dan dunia Insyaallah Jawa Timur akan siap mendukung program Pak Presiden mewujudkan ketahanan pangan di lini paling depan," jelasnya.

Berdasarkan data BPS 2024, capaian populasi dan produksi ternak di Jawa Timur sangat menggembirakan. Antara lain populasi sapi potong 3,11 juta ekor dan berkontribusi 26% terhadap populasi nasional 11,75 juta ekor; Populasi sapi perah 292,26 ribu ekor dan berkontribusi 60% terhadap populasi nasional 485,82 ribu ekor.

Begitupun dari sisi produksi, kontribusi Jawa Timur terhadap nasional juga sangat vital, yaitu produksi daging sapi 121.387 ton dan berkontribusi 20% terhadap produksi nasional 597.754 ton; Produksi susu 476.712 ton dan berkontribusi 58% terhadap produksi nasional 808.352 ton;Produksi telur 2,02 juta ton dan berkontribusi 32% terhadap produksi nasional 6,34 juta ton.

Dari capaian tersebut dan analisa hasil inseminasi buatan dimana dalam sekali inseminasi buatan sudah berhasil bunting dan paling lambat 2 kali inseminasi buatan berhasil bunting kemudian proses sampai dengan kehamilan memakan waktu 1 tahun dengan rata-rata berat mencapai 400kg hingga 600kg pada usia 2 tahun. 

Jika proses tersebut dilakukan dengan masif dan disupport oleh provinsi-provinsi maka 3 tahun kedepan swasembada daging dapat diwujudkan.
 
"Paling lambat 4 tahun ke depan kalau bisa masif 3 tahun ke depan kita bisa Swasembada daging. Bukan tanpa alasan, karena kita bisa menghitung dari rata-rata IB, dan ini hitungannya terang sekali," ucapnya.

"Kalau kita bisa memaksimalkan sinergi dengan banyak provinsi yang memang punya kultur peternak maka sesungguhnya Indonesia ini bisa mencapai kalau menurut saya Swasembada daging maksimal 4 tahun ke depan," imbuhnya.

Gubernur Khofifah menyebut Jawa Timur patut bersyukur neraca kebutuhan dan ketersediaan produk peternakan menunjukkan angka surplus meskipun secara nasional masih terdapat defisit pada komoditas daging sapi dan susu.

Untuk mengatasinya, Pemprov Jawa Timur melaksanakan intervensi strategis, melalui Teknologi Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio; Vaksinasi dan pengendalian penyakit; serta Peningkatan kapasitas SDM dan pengembangan peternak milenial.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi motivasi, dan semangat kepada seluruh Stakeholder Bidang Peternakan, mulai dari Pemerintah Daerah di seluruh Jawa Timur. 

Menurutnya Pemerintah Daerah di seluruh Jawa Timur, Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan, dokter hewan, paramedik, petugas inseminasi buatan (IB), Petugas Pemeriksa Kebuntingan (PKB), Pengawas Bibit Ternak, Pengawas Mutu Pakan, serta seluruh pelaku peternakan di Jawa Timur telah berkontribusi besar terhadap capaian sektor peternakan di Jawa Timur.

"Panjenengan semua berperan penting, saya berpesan agar panjenengan senantiasa berperan aktif dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas pembangunan peternakan di Jawa Timur," pungkasnya.

Di kesempatan yang sama juga dilakukan pemeriksaan kebuntingan, pemberian vitamin, pengobatan dan vaksinasi sebanyak 300 – 500 ekor sapi; Ekpose panen pedet hasil IB sebanyak 20 ekor sapi; Ekpose 3 ekor sapi jantan hasil IB dengan bobot diatas 1 ton.

Kemudian juga dilakukan gerakan minum susu bersama 100 anak siswa sekolah 
dasar; Pemberian penghargaan kepada Petugas IB berprestasi, Kelompok Peternak berprestasi dan simbolis bantuan bidang 
peternakan serta sertifikat masyarakat perintis Hygiene Sanitas RPH.

Selain itu juga Penyerahan simbolis obat dan vaksin, bantuan pakan, bantuan Alsintan berupa motor roda tiga pengangkut pakan dan bantuan kambing untuk HKTI; Gelar pameran teknologi peternakan dan kesehatan hewan; Gelar pameran produk olahan hasil peternakan / bazar UMKM 
peternakan. 

 Keaktifan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam melaksanakan program inseminasi buatan pada ternak sapi berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Dalam kurun waktu Januari hingga 24 November 2025, inseminasi buatan pada 1.099.397 ekor sapi di Jatim dicatat MURI sebagai rekor inseminasi buatan kepada ternak sapi terbanyak dalam kurun waktu satu tahun. 

Piagam penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Nomor 12524/R.MURI/XI/2025 tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Marketing MURI Awang Rahargo kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rangkaian acara Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Jawa Timur Tahun 2025 yang diselenggarakan di City Forest Jl. Koptu Berlian, Jambutan, Tegalgede Kec. Sumbersari Kab. Jember.

 

Post Views: 26

Berita Unggulan

  • Gubernur Khofifah Pimpin Penyerahan Bantuan Rp5 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera, Tegaskan Gotong Royong sebagai Identitas Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Pimpin Penyerahan Bantuan Rp5 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera, Tegaskan Gotong Royong sebagai Identitas Jawa Timur

    Publis : 30 November 2025 | 17:02 WIB
  • Gubernur Khofifah Rayakan Rekor MURI atas 1.099.397 Inseminasi Buatan, Tegaskan Lompatan Besar Reproduksi Ternak Modern di Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Rayakan Rekor MURI atas 1.099.397 Inseminasi Buatan, Tegaskan Lompatan Besar Reproduksi Ternak Modern di Jawa Timur

    Publis : 30 November 2025 | 09:22 WIB
  • Gubernur Khofifah: Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Langkah Kunci Kurangi Risiko Erupsi Semeru dan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

    Gubernur Khofifah: Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Langkah Kunci Kurangi Risiko Erupsi Semeru dan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

    Publis : 29 November 2025 | 18:29 WIB
  • Dua Penghargaan Nasional dari Kemenkes, Gubernur Khofifah Tegaskan Keberhasilan Jatim Capai ODF 100% dan Peningkatan Kesehatan Lingkungan

    Dua Penghargaan Nasional dari Kemenkes, Gubernur Khofifah Tegaskan Keberhasilan Jatim Capai ODF 100% dan Peningkatan Kesehatan Lingkungan

    Publis : 29 November 2025 | 15:28 WIB
  • Gubernur Khofifah Paparkan Kesiapan Jatim Wujudkan Swasembada Susu dan Gula, Menteri Pertanian Beri Apresiasi Tinggi

    Gubernur Khofifah Paparkan Kesiapan Jatim Wujudkan Swasembada Susu dan Gula, Menteri Pertanian Beri Apresiasi Tinggi

    Publis : 28 November 2025 | 16:18 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (224)
  • Budaya (24)
  • Daerah (356)
  • Ekonomi & Bisnis (21)
  • Ekonomi Bisnis (181)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (3)
  • Internasional (12)
  • Keagamaan (60)
  • Kesehatan (24)
  • News (7)
  • Nusantara (28)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (90)
  • Pendidikan (113)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (58)
  • Politik & Pemerintahan (123)
  • Sains & Teknologi (3)
  • Sosial & Budaya (31)
  • Teknologi (12)

arsip

  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #Bisnis #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #KEKSingosari #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #mentriekonomi bansos Bupati Daerah Gubernur Jatim Haji Internasional Jombang Keagamaan Kemenag Kerjasama Kesehatan Unipdu Kesenian Daerah khofifah komdigi Le Mans Madinah Makkah Marc Marquez MBG MotoGP pasar murah Pembangunan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Prabowo Prancis Presiden RI Sekertaris daerah jawa timur Sekretaris Daerah Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur warsubi

East Java Times.

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

  • Instagram
  • Facebook
  • TikTok

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top