East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah Tegaskan Pelayanan Publik Harus Tetap 100 Persen Saat WFH

Kamil Hakimin
Publis : 25 Maret 2026 | 13:41 WIB
Gubernur Khofifah Tegaskan Pelayanan Publik Harus Tetap 100 Persen Saat WFH

Gelar Halal Bi Halal Bersama ASN dan BUMD Pemprov Jatim secara Sederhana dan Khidmat

SURABAYA, 25 MARET 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Apel sekaligus Halal Bihalal bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan BUMD  pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Rabu (25/3).

Apel dan Halal Bihalal digelar secara sederhana dan khidmat namun penuh makna sebagai momentum mempererat silaturahim dan saling memaafkan, sekaligus menyatukan kembali semangat pengabdian ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN setiap hari Rabu, yang akan diberlakukan mulai awal April 2026.

"Mulai minggu depan WFH kita dilaksanakan pada hari Rabu. Jadi Senin, Selasa, Kamis dan Jumat kita bekerja secara hadir langsung. Sistem WFH ini kita laksanakan selaras dengan kebijakan penghematan BBM  dan energi dari pemerintah pusat,” tegas Gubernur Khofifah. 

Meski demikian, Khofifah menegaskan bahwa penerapan WFH bukanlah bentuk pelonggaran kerja, melainkan mekanisme kerja fleksibel yang tetap menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, serta produktivitas tinggi dari seluruh ASN.

“Dengan sistem WFH, pelayanan publik tidak boleh berkurang. Justru kinerja harus tetap optimal dan koordinasi harus semakin kuat. Sektor pelayanan publik tertentu tetap masuk penuh,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa WFH dipilih dibandingkan Work From Anywhere (WFA) karena dinilai lebih efektif dalam menjaga produktivitas ASN.

"WFH di rumah seluruh anggota keluarga bisa melakukan monitoring bahwa suami/istri hingga anggota keluarga lain bisa turut mensuport sedang bekerja dan melaksanakan pekerjaan dari rumah," terangnya. 

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa hari Rabu dipilih sebagai waktu pelaksanaan WFH karena dinilai paling ideal dalam menjaga ritme kerja sekaligus menghindari potensi peningkatan konsumsi BBM.

Berdasarkan perhitungan, rata-rata ASN Pemprov Jatim menempuh jarak sekitar 14 kilometer menuju kantor atau sekitar 28 kilometer pulang-pergi setiap hari. Dengan skema WFH satu hari dalam seminggu, diharapkan terjadi efisiensi penggunaan BBM serta energi lebih efisien.

"Kalau WFH dilaksanakan hari Jumat ada kecenderungan l8bur panjang bahkan pulang kampung, rekreasi dan kegiatan lain yang menghabiskan BBM lebih banyak karena berlanjut dengan Long Weekend," sebutnya. 

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kebijakan ini tidak boleh mengurangi kualitas layanan publik. Seluruh perangkat daerah diminta memastikan pelayanan tetap berjalan 100 persen, dengan pengawasan ketat dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terhadap kehadiran dan kinerja ASN.

“Produktivitas ASN tidak boleh menurun. Layanan publik harus tetap berjalan optimal, responsif, dan tanpa hambatan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, momentum Idul Fitri harus dijadikan sebagai titik awal baru dalam memperkuat soliditas dan solidaritas semangat pengabdian dalam bekerja kepada masyarakat. 

“Hari ini bukan sekadar hari pertama kita kembali bekerja, tetapi menjadi momentum reset semangat, memperkuat soliditas dan solidaritas serta komitmen kita sebagai ASN,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, nilai-nilai yang dilatih selama bulan Ramadan, seperti disiplin, kejujuran, dan keikhlasan, harus tercermin dalam kinerja ASN pasca Lebaran.

“Seluruh jajaran ASN harus kembali bekerja dengan kualitas yang lebih baik, lebih profesional, lebih bertanggung jawab, dan lebih berorientasi pada pelayanan,” tambahnya.

Gubernur Khofifah pun menegaskan bahwa ASN Jawa Timur harus hadir sebagai garda terdepan dalam memastikan masyarakat merasa aman, terlayani, dan diperhatikan oleh negara.

“Tidak boleh ada penurunan ritme kerja pasca libur. Hari pertama ini menjadi tolok ukur komitmen kita dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai penutup, Gubernur Khofifah meminta seluruh perangkat daerah memastikan dalam satu minggu ke depan seluruh layanan publik telah kembali berjalan 100 persen normal, responsif, dan tanpa backlog pelayanan.

“Semoga momentum Idul Fitri ini semakin mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat baru dalam pengabdian kita kepada masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Seusai Apel, Gubernur Khofifah bersama Wagub Emil dan Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin menggelar Halal Bihalal yang diperuntukkan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jatim dan para Pimpinan BUMD se Jatim. 

Momentum halal bihalal bersama Gubernur dan Wagub Jatim tersebut dimanfaatkan oleh seluruh ASN Jatim untuk bersalaman dan mengabadikan swafoto.

 

Post Views: 6

Berita Unggulan

  • Bupati Warsubi Ajak ASN Tingkatkan Kinerja Usai Libur Lebaran

    Bupati Warsubi Ajak ASN Tingkatkan Kinerja Usai Libur Lebaran

    Publis : 25 Maret 2026 | 15:18 WIB
  • Gubernur Khofifah Tegaskan Pelayanan Publik Harus Tetap 100 Persen Saat WFH

    Gubernur Khofifah Tegaskan Pelayanan Publik Harus Tetap 100 Persen Saat WFH

    Publis : 25 Maret 2026 | 13:41 WIB
  • Ketersediaan BBM Terjaga, Arus Balik Lebaran Berjalan Lancar

    Ketersediaan BBM Terjaga, Arus Balik Lebaran Berjalan Lancar

    Publis : 25 Maret 2026 | 11:51 WIB
  • Komdigi Optimistis Layanan Telekomunikasi Tetap Andal Selama Mudik

    Komdigi Optimistis Layanan Telekomunikasi Tetap Andal Selama Mudik

    Publis : 25 Maret 2026 | 11:27 WIB
  • Mendes PDT Tekankan Peran Kopdes dalam Distribusi Ekonomi yang Adil

    Mendes PDT Tekankan Peran Kopdes dalam Distribusi Ekonomi yang Adil

    Publis : 25 Maret 2026 | 11:20 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (225)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (25)
  • Ekonomi Bisnis (189)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (5)
  • Internasional (12)
  • Keagamaan (61)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (28)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (91)
  • Pendidikan (131)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (127)
  • Politik & Pemerintahan (70)
  • Sains & Teknologi (3)
  • Sosial & Budaya (62)
  • Teknologi (13)

arsip

  • Maret 2026 (137)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Bisnis #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #KEKSingosari #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jagung Jombang Kemenag Kesenian Daerah khofifah komdigi Makkah MBG pasar murah Pasokan Ramadan PBI JKN Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Prabowo Presiden RI Sekertaris daerah jawa timur Sekretaris Daerah Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur warsubi

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top