East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Gubernur Khofifah: Maulid Nabi Momentum Rawat Harmoni di Tengah Keberagaman

Kamil Hakimin
Publis : 5 September 2025 | 09:32 WIB
Gubernur Khofifah: Maulid Nabi Momentum Rawat Harmoni di Tengah Keberagaman

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat semangat kedamaian dan kerukunan. Menurutnya, ajaran Nabi Muhammad SAW selalu relevan di tengah dinamika kehidupan bangsa  dan dunia yang majemuk.

“Maulid Nabi bukan sekadar peringatan kelahiran Rasulullah, tetapi juga saat kita merenungkan kembali teladan beliau. Nabi Muhammad  SAW mengajarkan bagaimana hidup dalam damai, saling menghormati, dan menjaga kerukunan meski dalam perbedaan,” kata Khofifah.

Khofifah menekankan bahwa Rasulullah SAW berhasil menyatukan masyarakat Arab yang kala itu terpecah karena konflik kesukuan. Hal ini menjadi contoh penting bagi Indonesia yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. “Beliau memberikan teladan nyata bahwa persaudaraan tidak mengenal batas etnis maupun agama. Prinsip yang dibangun adalah harmoni, solidaritas, dan kasih sayang,” ucap Khofifah.

Ia juga mengingatkan salah satu sabda Nabi, yang diriwayatkan Imam Bukhari. Yakni,  “Seorang Muslim sejati adalah orang tidak menyakiti orang lain, baik melalui ucapan (lisan), maupuin perbuatan (tangan) mereka, sehingga sesama Muslim merasa aman dari mereka. 

Implementasi ajaran damai Nabi Muhammad SAW bisa dimulai dari hal kecil. Menjaga ucapan, menghargai perbedaan, serta menahan diri dari tindakan yang menyakiti orang lain. Lebih jauh, kerukunan juga berarti memperkokoh solidaritas sosial, membantu sesama tanpa memandang latar belakang, serta menguatkan semangat persaudaraan sebangsa.

Dalam konteks bangsa Indonesia, Khofifah menyebut nilai-nilai Maulid Nabi SAW selaras dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Keragaman suku, agama, dan budaya harus dilihat sebagai anugerah, bukan pemicu pertentangan. Meneladani Nabi berarti menjadikan keberagaman itu sebagai kekuatan untuk membangun persatuan.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menyatakan, pesan ini sangat relevan di era digital saat ini, ketika ujaran kebencian dan fitnah mudah menyebar melalui media sosial. “Kalau pesan ini benar-benar kita terapkan, maka tidak ada lagi perpecahan yang dipicu oleh kata-kata yang menyakiti. Justru yang lahir adalah suasana penuh kedamaian dan kerukunan,” tegas Khofifah.

Ia juga mengungkapkan, Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin). Ajaran itu tidak hanya mengatur hubungan antarmanusia, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan menebar kebaikan bagi semua makhluk.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi tahun ini semakin memperkokoh tekad masyarakat Jawa Timur untuk menjaga kebersamaan dan merawat harmoni di tengah perbedaan. “Kerukunan adalah kunci kemajuan. Mari kita jadikan Maulid Nabi sebagai sumber inspirasi untuk merawat Indonesia yang damai dan penuh persaudaraan,” pungkasnya.

 

Post Views: 100

Berita Unggulan

  • Ketersediaan BBM Terjaga, Arus Balik Lebaran Berjalan Lancar

    Ketersediaan BBM Terjaga, Arus Balik Lebaran Berjalan Lancar

    Publis : 25 Maret 2026 | 11:51 WIB
  • Komdigi Optimistis Layanan Telekomunikasi Tetap Andal Selama Mudik

    Komdigi Optimistis Layanan Telekomunikasi Tetap Andal Selama Mudik

    Publis : 25 Maret 2026 | 11:27 WIB
  • Mendes PDT Tekankan Peran Kopdes dalam Distribusi Ekonomi yang Adil

    Mendes PDT Tekankan Peran Kopdes dalam Distribusi Ekonomi yang Adil

    Publis : 25 Maret 2026 | 11:20 WIB
  • Tasyakuran HUT ke-22 Tagana, Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mitigasi Bencana yang Lebih Kuat

    Tasyakuran HUT ke-22 Tagana, Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mitigasi Bencana yang Lebih Kuat

    Publis : 25 Maret 2026 | 09:42 WIB
  • Gubernur Khofifah: Tagana Jadi Pilar Penting Ketangguhan Bencana di Jawa Timur

    Gubernur Khofifah: Tagana Jadi Pilar Penting Ketangguhan Bencana di Jawa Timur

    Publis : 24 Maret 2026 | 12:27 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (225)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (25)
  • Ekonomi Bisnis (189)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (5)
  • Internasional (12)
  • Keagamaan (61)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (28)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (91)
  • Pendidikan (131)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (70)
  • Politik & Pemerintahan (126)
  • Sains & Teknologi (3)
  • Sosial & Budaya (62)
  • Teknologi (13)

arsip

  • Maret 2026 (135)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Bisnis #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jagung Jombang Kemenag Kesenian Daerah khofifah komdigi Makkah MBG OJK pasar murah Pasokan Ramadan PBI JKN Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Prabowo Presiden RI Sekertaris daerah jawa timur Sekretaris Daerah Sembako Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur warsubi

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top