SURABAYA, 14 MARET 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar kegiatan Khotmil Qur’an Ramadan 1447 Hijriah bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta komunitas disabilitas tuli mengaji yang tergabung dalam Sobat Dili (Disabilitas Tuli Mengaji) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (13/3).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ruang keagamaan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Khotmil Qur’an dilaksanakan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bergantian, dimulai dari Juz 30 yang dibacakan oleh para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jawa Timur.
Pembacaan diawali oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum, kemudian dilanjutkan oleh Gubernur Khofifah, perwakilan PW Fatayat NU Jawa Timur, serta komunitas Sobat Dili secara bersama-sama.
Suasana khidmat terasa sepanjang kegiatan yang berlangsung di lingkungan Gedung Negara Grahadi tersebut. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus penguatan nilai inklusivitas dalam menghidupkan semangat Ramadhan di lingkungan pemerintahan.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an bersama Kepala Perangkat Daerah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, seluruh jajaran pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kualitas spiritual sekaligus meraih keberkahan Ramadhan.
"Kegiatan Khotmil Qur'an yang melibatkan kepala perangkat daerah ini memang rutin digelar tiap Ramadhan, ya mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas spiritual kita di bulan Ramadhan ini, insyaallah kita dapatkan keberkahan," ujarnya.
Menurut Khofifah, kegiatan spiritual bersama seperti ini tidak hanya mempererat hubungan kerja antarperangkat daerah, tetapi juga memperkuat ikatan batin dalam upaya bersama meraih ridha Allah SWT.
Gubernur Khofifah juga menuturkan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an menjadi pengingat bagi para Kepala Perangkat Daerah untuk senantiasa kembali membaca dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga membagikan kurma kepada para Sobat Dili sebagai hidangan takjil berbuka puasa. Selain itu, ia turut menyerahkan Al-Qur’an wakaf dari Salman bin Abdulaziz Al Saud kepada sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Direktur Utama BUMD yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan sosial dan amaliyah Romadhan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia Jawa Timur sekaligus pendiri Rumah Qur’an Sobat Tuli, Maskurun yang akrab disapa Yuyun, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kesempatan yang diberikan untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia mengaku terharu karena untuk pertama kalinya komunitas Sobat Dili dapat mengikuti kegiatan mengaji bersama di Gedung Negara Grahadi.
“Saya sangat senang mendapat undangan dari Ibu Khofifah. Alhamdulillah acara ini luar biasa sekali. Ini pertama kalinya saya dan teman-teman mengaji di Grahadi. Terima kasih kepada Ibu Khofifah yang telah memberi kesempatan kepada kami, para sahabat tuli,” katanya.
Yuyun berharap kegiatan yang melibatkan komunitas disabilitas dalam kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai wujud perhatian terhadap inklusivitas di tengah masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.








