Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta menjelang waktu berbuka puasa. Kunjungan ini turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri, pejabat Kementerian Kebudayaan, serta jajaran Museum dan Cagar Budaya (MCB). Pada kesempatan tersebut, Presiden meninjau koleksi pameran sejarah dan budaya, termasuk artefak penting yang mencerminkan perjalanan peradaban bangsa.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden menekankan pentingnya keberadaan museum sebagai ruang refleksi sejarah, pemersatu identitas bangsa, serta sumber pembelajaran yang memupuk kecintaan terhadap warisan budaya nasional. Beliau memberikan dorongan agar museum‑museum, khususnya di berbagai daerah, terus ditata dan dikembangkan agar lebih representatif dan menarik bagi masyarakat luas.
Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan telah mendorong program revitalisasi terhadap 152 cagar budaya dan museum di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya yang lebih luas. Revitalisasi tersebut mencakup perbaikan fisik, penguatan tata kelola, serta pengembangan fungsi museum dan situs budaya agar lebih edukatif, interaktif, serta relevan dengan kebutuhan zaman.
Program tersebut merupakan bagian dari strategi berkelanjutan pemerintah untuk menjaga keberlanjutan nilai budaya nasional sekaligus meningkatkan peran museum sebagai pusat pendidikan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, museum dan cagar budaya diharapkan dapat menjadi ruang masyarakat untuk belajar, berefleksi, dan mengambil inspirasi dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Sumber : Infopublik








