East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Hadiri Sertijab Bupati-Wakil Bupati Tulungagung, Gubernur Khofifah Minta Sinkronisasi Program Daerah Dengan Provinsi dan Pusat Untuk  Wujudkan Quick Win

Kamil Hakimin
Publis : 5 Maret 2025 | 13:08 WIB
Hadiri Sertijab Bupati-Wakil Bupati Tulungagung, Gubernur Khofifah Minta Sinkronisasi Program Daerah Dengan Provinsi dan Pusat Untuk  Wujudkan Quick Win

Ajak Tangkap Peluang Sekolah Rakyat

KAB. TULUNGAGUNG, 5 MARET 2025 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung periode 2025–2030 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung,  Selasa (4/3) malam.

Sertijab dilakukan dari Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung Heru Suseno kepada Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dan Ahmad Baharudin, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur Khofifah dan Purna Pj. Bupati Tulungagung.

Dalam Sertijab ini, Gubernur Khofifah meminta Bupati dan Wabup untuk segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) paling lambat 6 bulan setelah pelantikan. Ia menekankan perlunya sinkronisasi program dari pusat, provinsi dengan program dari kabupaten. Sehingga tidak ada progam yang terputus di tingkatan kabupetan/kota.

"Jangan sampai ada program dari pusat yang terputus di kabupaten. Harus sinkron antara program dari kabupaten, provinsi hingga pusat," tegasnya. 

Untuk itu, Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya keberseiringan dalam pembangunan daerah antara RPJMN dengan RPJMD Provinsi dan RPJMD Kab/Kota. Juga, RKPD dan RKP hingga keselarasan APBD dan APBN. 

Hal ini, sebagai upaya untuk mewujudkan visi yang ditetapkan oleh Bupati dan Wabup Tulungagung. Yakni 'Tulungagung Yang Sejahtera, Maju dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa' yang dijabarkan dalam delapan Misi. 

Implementasi visi dan misi ini, diharapkan sinkron dengan program Nawa Bhakti Satya milik Pemprov Jatim dan Asta Cita oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

"Visi yang disampaikan oleh Bupati Tulungagung perlu dilakukan sinkronisasi atau diberseiringkan sehingga perlu ada Quick Win," jelasnya. 

Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah mengajak Bupati Tulungagung untuk menangkap peluang dimana pemerintah pusat akan meluncurkan Sekolah Rakyat yang dikomandoi oleh Menteri Sosial sesuai arahan Presiden Prabowo. 

"Kami baru berkoordinasi dengan Mensos yang menyatakan tengah mempersiapkan proses peluncuran Sekolah Rakyat. Sekolah pada jenjang SD, SMP dan  SMA akan mulai dirintis pada tahun ajaran ini sesuai arahan Presiden," ungkapnya. 

Khofifah menjelaskan, keberadaan Sekolah Rakyat ini, akan membuat peluang bagi daerah. Karena akan mendapat dukungan dana pembangunan sebanyak Rp100 milliar. 

Nantinya, sekolah rakyat akan diperuntukkan bagi pelajar dari keluarga yang terindikasi  miskin dan miskin ekstrem. Untuk itu, dalam waktu dekat akan dilakukan pemetaan yang akan menjadi program cepat bersama. 

Khofifah mengkalkulasi jika setiap kabupaten/kota di Jatim bisa mendapatkan program Sekolah Rakyat, berarti terdapat 38 sekolah plus 2 Sekolah Rakyat di tingkat provinsi, totalnya 40 maka terdapat anggaran sekitar Rp4 trilliun. Angka ini jika beredar di Jatim bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja baru. Sementara secara strategis jangka panjang penyiapan SDM.berkualitas.

Bedasarkan data BPS tahun 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jatim pada Bulan Agustus 2024 sebesar 4,19 persen. Angka ini lebih kecil dibandingkan angka nasional pada Bulan Agustus 2024 yang mencapai 4,91. Sementara, untuk di Kab. Tulungagung 4,12 persen. 

"Kalau ini (Sekolah Rakyat) bisa dilakukan di Jatim akan memberi kontribusi bagi terciptanya lapangan sekaligus menyerap kerja baru. Sedangkan jangka panjangnya adalah untuk menyiapkan SDM.berkualitas menjemput Indonesia Emas 2045 ," sebutnya. 

"Setiap daerah diharapkan menyediakan  area 5 ha dan akan dibangun oleh pemerintah. Program ini merupakan program strategis jangka panjang menyiapkan SDM berkualitas menyongsong Indonesia Emas 2045," jelasnya. 

Sementara itu Bupati Tulungagung Gatut Sunu mengatakan, untuk mewujudkan visi dan misinya 5 tahun ke depan membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan inovatif. Untuk itu, ia bertekad membangun sinergitas antara pemerintah pusat dengan Pemprov Jatim demi mendukung pembangunan daerah yang ada di Tulungagung.  

"Selain sinergi dengan pemerintah pusat dan pemprov, kami juga akan membangun sinergi dengan forkopimda dan masyarakat Tulungagung," terangnya.

Dengan sinergi dan kolaborasi kami mampu mengatasi kendala yang terjadi. Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi Masyarakat Tulungagung yang sangat dicintai. 

"Sinergi kerjasama, kolaborasi dan koordinasi inilah yang akan menghadirkan  perubahan positif sesuai dengan visi kami Terwujudnya Masyarakat Tulungagung Yang Sejahtera, Mandiri, Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa," tutupnya.

Post Views: 122

Berita Unggulan

  • Gubernur Khofifah Paparkan Pengalaman Jatim Perkuat Fiskal Daerah dalam Sarasehan Nasional MPR RI

    Gubernur Khofifah Paparkan Pengalaman Jatim Perkuat Fiskal Daerah dalam Sarasehan Nasional MPR RI

    Publis : 5 Februari 2026 | 17:26 WIB
  • Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Jamu Nasional

    Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Jamu Nasional

    Publis : 5 Februari 2026 | 13:53 WIB
  • Gubernur Khofifah Tinjau Stadion Gajayana, Tegaskan Komitmen Pemprov Jatim Sukseskan Mujahadah Kubro 1 Abad NU

    Gubernur Khofifah Tinjau Stadion Gajayana, Tegaskan Komitmen Pemprov Jatim Sukseskan Mujahadah Kubro 1 Abad NU

    Publis : 5 Februari 2026 | 12:37 WIB
  • Literasi Digital Jadi Kunci Pemanfaatan AI yang Bertanggung Jawab

    Literasi Digital Jadi Kunci Pemanfaatan AI yang Bertanggung Jawab

    Publis : 5 Februari 2026 | 11:06 WIB
  • Asosiasi Emiten Dorong Penguatan Integritas Pasar Modal

    Asosiasi Emiten Dorong Penguatan Integritas Pasar Modal

    Publis : 5 Februari 2026 | 10:24 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (225)
  • Budaya (24)
  • Daerah (359)
  • Ekonomi & Bisnis (25)
  • Ekonomi Bisnis (181)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (4)
  • Internasional (12)
  • Keagamaan (60)
  • Kesehatan (27)
  • News (7)
  • Nusantara (28)
  • Olahraga (19)
  • Pemerintahan (90)
  • Pendidikan (124)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (70)
  • Politik & Pemerintahan (124)
  • Sains & Teknologi (3)
  • Sosial & Budaya (36)
  • Teknologi (13)

arsip

  • Februari 2026 (26)
  • Januari 2026 (177)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Bisnis #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #KEKSingosari #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi bansos Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Jatim Haji Industri AMDK Jagung Jombang Kemenag Kerjasama Kesehatan Unipdu Kesenian Daerah khofifah komdigi Makkah MBG Pasar Modal Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Prabowo Presiden RI Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Sekretaris Daerah Sembako Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur warsubi

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top