Lewati ke konten
East Java Times

East Java Times

Dari Jawa Timur Untuk Indonesia

  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Daerah
  • Hukum
  • Keagamaan
Search

Perkuat Modernisasi Pertanian, Gubernur Khofifah Fasilitasi 341 Alsintan bagi Petani Jatim Sepanjang 2026

Kamil Hakimin
Publis : 7 Oktober 2026 | 09:26 WIB
Perkuat Modernisasi Pertanian, Gubernur Khofifah Fasilitasi 341 Alsintan bagi Petani Jatim Sepanjang 2026

Sepanjang 2026, Pemprov Jatim Fasilitasi 341 Unit Alsintan bagi Petani

MAGETAN, 7 OKTOBER 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sembilan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kabupaten Magetan. Penyerahan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut berlangsung di Lapangan Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Selasa (6/10).

Sembilan unit bantuan di Magetan terdiri atas tiga unit alsintan prapanen dan enam unit alsintan pascapanen. Secara keseluruhan, sepanjang 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Timur memfasilitasi 341 unit alsintan bagi petani di berbagai daerah, terdiri atas 231 unit alsintan prapanen dan 110 unit alsintan pascapanen.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti itu, Khofifah menyampaikan bahwa penguatan sektor pertanian merupakan salah satu cara generasi saat ini mengisi kemerdekaan. Perjuangan para pendahulu bangsa, menurutnya, perlu dilanjutkan dengan kerja nyata untuk menjaga pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan semangat tersebut dengan sosok Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, yang memiliki tekad kuat dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Gubernur pertama di Jawa Timur adalah Raden Mas Tumenggung Ario, tokoh, pemimpin dan pejuang yang luar biasa. Beliau memiliki tekad kuat mempertahankan kemerdekaan. Sekarang panjenengan para kelompok tani mengisi kemerdekaan dengan mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Khofifah.

Ia pun menambahkan, peran petani menjadi semakin strategis karena Jawa Timur tidak hanya ditargetkan mampu menjaga ketahanan pangan, tetapi juga terus bergerak menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

“Di Jawa Timur ini insyaallah kita sudah menuju dari ketahanan pangan ke kedaulatan pangan berkelanjutan. Jadi ini peran panjenengan mengisi kemerdekaan luar biasa,” katanya.

Untuk mendukung peran tersebut, lanjut Khofifah, modernisasi pertanian perlu dilakukan melalui penguatan mekanisasi dari hulu hingga hilir. Alsintan menjadi salah satu instrumen penting untuk membantu petani bekerja lebih efektif, efisien dan tepat waktu.

“Dengan meningkatkan alat mesin pertanian (alsintan) bisa meningkatkan produktivitas, efisiensi, efektivitas. Kalau efisien, efektif dan produktif, insyaallah income petani akan meningkat, berarti kesejahteraan para petani insyaallah juga meningkat,” ungkapnya.

Sembilan unit alsintan yang diserahkan di Magetan terdiri atas 3 unit alsintan prapanen dan 6 unit alsintan pascapanen. Bantuan diberikan kepada kelompok tani sesuai dengan kebutuhan pertanian di masing-masing wilayah.

Untuk alsintan prapanen, Poktan Margo Utomo di Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, menerima handtraktor singkal. Sementara Poktan Sarakan di Desa Mategal, Kecamatan Parang, dan Poktan Mapan di Desa Ngentep, Kecamatan Kawedanan, masing-masing menerima cultivator.

Untuk kegiatan pascapanen, Poktan Kerang dan Poktan Waduk 2 di Desa Kerang, Kecamatan Takeran, masing-masing menerima power threser multiguna mobile.

Selanjutnya, Gapoktan Sumber Rejeki dan Poktan Rukun Makmur I di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, masing-masing menerima combine harvester besar.

Sedangkan Poktan Sri Agung di Desa Belegondo, Kecamatan Ngariboyo, dan Poktan Sridadi di Desa Sundul, Kecamatan Parang, masing-masing menerima corn sheller mobile.

Khofifah menegaskan, bantuan alsintan tidak boleh berhenti sebagai penambahan aset kelompok tani, tetapi harus benar-benar digunakan untuk memperluas manfaat mekanisasi kepada petani.

“Alat ini harus benar-benar bekerja di lahan. Jangan hanya menjadi aset kelompok, tetapi harus menjadi sarana yang bisa dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada petani,” tegasnya.

Khofifah optimistis, dengan pemanfaatan alsintan secara optimal, pekerjaan pengolahan lahan, panen hingga pascapanen dapat dilakukan lebih cepat dan tepat waktu. Kondisi ini diharapkan mampu menekan biaya usaha tani sekaligus mengurangi potensi kehilangan hasil.

“Ketika pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat waktu, maka ada efisiensi tenaga dan biaya. Pada saat yang sama, kehilangan hasil bisa ditekan. Ini semua bermuara pada peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi yang diterima petani,” tuturnya.

Tak hanya sembilan unit alsintan saja. Pada 2026, Pemprov Jawa Timur memfasilitasi 341 unit alsintan se-Jawa Timur, terdiri atas 231 unit alsintan prapanen dan 110 unit alsintan pascapanen.

Khofifah mengatakan, penguatan mekanisasi tersebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas petani, penguatan kelembagaan kelompok tani, pendampingan penyuluh, serta akses pasar. Dengan pendekatan tersebut, peningkatan produksi pangan diharapkan sekaligus memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

“Pangan harus tersedia, produksi harus meningkat, tetapi kita juga harus memastikan petani yang memproduksi pangan itu mendapatkan manfaat ekonomi yang semakin baik. Karena itu, produktivitas, efektivitas dan efisiensi menjadi sangat penting,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian yang terus mendampingi petani di lapangan, sekaligus berharap seluruh dukungan pemerintah dapat membawa manfaat bagi perekonomian masyarakat Magetan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Mudah-mudahan perekonomian, terutama dari sektor pertanian di Kabupaten Magetan, akan terus meningkat dan barokah,” kata Khofifah.

Kepada para petani dan seluruh pihak yang terlibat dalam penguatan sektor pertanian, Khofifah juga menyampaikan doa agar ikhtiar membangun pertanian Jawa Timur senantiasa membawa kesehatan dan kesejahteraan.

“Mugi panjenengan sehat, sehat lahirnya, sehat batinnya, sehat ekonominya,” harap Khofifah.

“Terima kasih sedanten ingkang rawuh di tempat ini. Salam sehat, bahagia, sejahtera semuanya,” imbuhnya.

Post Views: 7

Berita Unggulan

  • Perkuat Modernisasi Pertanian, Gubernur Khofifah Fasilitasi 341 Alsintan bagi Petani Jatim Sepanjang 2026

    Perkuat Modernisasi Pertanian, Gubernur Khofifah Fasilitasi 341 Alsintan bagi Petani Jatim Sepanjang 2026

    Publis : 7 Oktober 2026 | 09:26 WIB
  • Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Bansos Jadi Pengungkit Kemandirian Ekonomi Masyarakat Magetan

    Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Bansos Jadi Pengungkit Kemandirian Ekonomi Masyarakat Magetan

    Publis : 6 Oktober 2026 | 20:24 WIB
  • Ziarah ke Makam Gubernur Pertama Jatim, Khofifah Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Kuat dan Semangat Juang

    Ziarah ke Makam Gubernur Pertama Jatim, Khofifah Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Kuat dan Semangat Juang

    Publis : 6 Oktober 2026 | 14:41 WIB
  • Gubernur Khofifah Hadirkan Pasar Murah dan Doorprize, Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim Bersama Warga

    Gubernur Khofifah Hadirkan Pasar Murah dan Doorprize, Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim Bersama Warga

    Publis : 6 Oktober 2026 | 08:37 WIB
  • Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Bung Karno, Perkuat Persatuan dan Pantang Menyerah

    Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Bung Karno, Perkuat Persatuan dan Pantang Menyerah

    Publis : 5 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Pencarian

Kategori

  • Berita (229)
  • Budaya (24)
  • Daerah (360)
  • Ekonomi & Bisnis (30)
  • Ekonomi Bisnis (403)
  • Hukum & Kriminal (2)
  • Hukum kriminal (8)
  • Internasional (13)
  • Keagamaan (66)
  • Kesehatan (28)
  • News (7)
  • Nusantara (30)
  • Olahraga (20)
  • Pemerintahan (93)
  • Pendidikan (142)
  • Politik (4)
  • Politik & Pemerintahan (73)
  • Politik & Pemerintahan (176)
  • Sains & Teknologi (5)
  • Sosial & Budaya (499)
  • Teknologi (13)
  • Uncategorized (1)

arsip

  • Oktober 2026 (17)
  • September 2026 (73)
  • Agustus 2026 (77)
  • Juli 2026 (76)
  • Juni 2026 (121)
  • Mei 2026 (170)
  • April 2026 (187)
  • Maret 2026 (172)
  • Februari 2026 (168)
  • Januari 2026 (178)
  • Desember 2025 (121)
  • November 2025 (81)
  • Oktober 2025 (91)
  • September 2025 (86)
  • Agustus 2025 (83)
  • Juli 2025 (74)
  • Juni 2025 (59)
  • Mei 2025 (128)
  • April 2025 (93)
  • Maret 2025 (79)
  • Februari 2025 (49)
  • Januari 2025 (20)

TagAR

#airlangga #BandaAceh #Pemerintah #Memastikan #Ketersediaan #Stok #Beras #Provinsi #Aceh #Aman #Gubernur #JawaTimur #Khofifah #Gubernur #Khofifah #gubernurjatim #Gubernur KHofifah #Jatim #jawatimur #kemenpora #Kementerian #Agraria #TataRuang/Badan #Pertanahan #Nasional #ATR/BPN #Khofifah #Khofifah #Gubernur #JawaTimur #Menteri #Ketenagakerjaan #Menaker #mentriekonomi #Wakil #Menteri #Komunikasi #Digital #Wamenkomdigi Baznas Jombang Bupati Daerah Gubernur Gubernur Jatim Gubernur Jawa Timur Haji Jawa Timur Jombang Kemenag Kemendikdasmen Kemkomdigi Ketahanan Pangan khofifah komdigi Makan Bergizi Gratis OJK Pasokan Ramadan Pemerintahan Pemprov Jatim Pendidikan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo Presiden RI Purbaya Yudhi Sadewa Sekertaris daerah jawa timur Sekolah Rakyat Teknologi Wakil Bupati Wakil Gubernur

Portal berita positif dari Jawa Timur yang menyajikan berbagai informasi yang aktual dan terpercaya

East Java Times | Copyright 2025.

Scroll to Top